Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Peristiwa

Security PT BSP Dengan Kelompok Tani HKTI,5 Orang Luka dan 2 Kaca Mobil Pecah

badge-check


					Security PT BSP Dengan Kelompok Tani HKTI,5 Orang Luka dan 2 Kaca Mobil Pecah Perbesar

Security PT BSP Dengan Kelompok Tani HKTI,5 Orang Luka dan 2 Kaca Mobil Pecah

ASAHAN,Kompasnusa.net – Ratusan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Koptan) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Asahan menggeruduk kantor PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) Kisaran, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kedatangan mereka untuk melakukan aksi damai mempertanyakan alasan perusakan posko milik Koptan yang diduga dilakukan pihak perusahaan.

Namun setibanya di lokasi, massa dihadang. Jalan masuk ke kantor kebun diblokade dengan kawat berduri. Puluhan petugas Satpam perusahaan bersiaga dengan pentungan, tameng, dan anjing penjaga.

Melihat blokade tersebut, massa berupaya membuka kawat berduri dengan cara memotongnya agar bisa masuk. Aksi itu memicu ketegangan. Adu mulut dan umpatan tak terhindarkan antara massa dan petugas keamanan.

Situasi memanas. Satpam diduga melakukan tindakan represif dengan memukul warga menggunakan pentungan. Karena kalah jumlah, Satpam kemudian melepaskan anjing untuk menghalau massa.

Bukannya mundur, massa semakin emosi dan menyiram petugas dengan air mineral kemasan cup. Balasan datang, Satpam melempar massa dengan batu.

Akibat lemparan batu tersebut, kaca mobil komando pembawa sound system dan satu mobil pengangkut massa pecah.

Hujan batu antara kedua belah pihak berlangsung sekitar 30 menit. Aksi baru mereda setelah dilerai oleh personel Sat Intelkam Polres Asahan yang berada di lokasi.

Kericuhan belum berhenti. Saat Hendra Syahputra (43), salah seorang warga hendak melerai adu mulut antara rekannya dengan Satpam, ia diduga dikeroyok puluhan Satpam.

Akibat pengeroyokan itu, pelipis mata kanan Hendra pecah, serta kepala dan tangannya luka-luka akibat pukulan pentungan. Korban langsung dilarikan ke RSUD H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran untuk mendapat perawatan dan melakukan visum sebagai bahan laporan ke Polres Asahan.

Total, lima orang warga Koptan mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit.

“Ini perbuatan biadab dan sangat keji. Kami datang aksi damai untuk menanyakan kenapa posko kami dihancurkan. Tapi kami disambut dengan kawat berduri, anjing, dan puluhan satpam bawa pentungan. Perusahaan yang sudah habis HGU-nya ini sangat otoriter. Sudah layak pemerintah tidak memperpanjang HGU-nya,” ujar Syafruddin Harahap, koordinator aksi.

“Dari kericuhan ini, lima anggota kami luka-luka dan dua kaca mobil pecah karena dilempar Satpam BSP. Kami akan melaporkan peristiwa ini ke Polres Asahan,” tegasnya. (AH)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Desak Polda Sumut Usut Tuntas Laporan Dugaan Penjualan Lahan Sawit, Serahkan Tuntutan ke DPD Partai Demokrat Sumut

7 August 2026 - 11:11 WIB

GEMPPAR Kembali Unjukrasa, Desak Kejaksaan Segera Periksa Kadis Perhubungan

5 August 2026 - 11:21 WIB

Dramatis! Bidan Desa di Langkat Evakuasi Pasien Naik Perahu Kayu hingga Terdampar Dihantam Ombak

2 August 2026 - 02:59 WIB

Seorang Pria di Tanjung Morawa Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Meja

31 July 2026 - 11:23 WIB

GEMPPAR Kembali Demo Kantor Bupati,Minta Copot Kadis Perhubungan Asahan

28 July 2026 - 14:51 WIB

Trending on Peristiwa