Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Peristiwa

GEMPPAR Kembali Unjukrasa, Desak Kejaksaan Segera Periksa Kadis Perhubungan

badge-check


					GEMPPAR Kembali Unjukrasa, Desak Kejaksaan Segera Periksa Kadis Perhubungan Perbesar

GEMPPAR Kembali Unjukrasa, Desak Kejaksaan Segera Periksa Kadis Perhubungan

Asahan-Kompasnusa.net
Puluhan massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (GEMPPAR) Asahan, kembali melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan Jalan W.R Supratman Kisaran, Selasa (4/8/2026) sekira pukul 11:30 WIB.

Kedatangan massa meminta dan mendesak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas (Kadis);Perhubungan Asahan, Albert Butar-Butar.

“Kami minta Kajari dan Kasi Pidsus Kejaksaan Asahan,untuk segera memanggil dan memeriksa Kadis Perhubungan Asahan, Albert Butar butar. Dia kami duga banyak melakukan tindak pidana korupsi selama nenjadi,” teriak Korlap Aksi, Arman Maulana Siregar dalam orasinya.

“Sejak dia menjabat, KIR yang selama ini menjadi PAD hilang, karena akreditasi KIR (pengujian kelayakan teknis kendaraan bermotor) dibawah Dishub Asahan sudah mati dan tidak beroperasi lagi. Diduga anggaran untuk menghidupkan akreditasinya diselewengkan. Makanya akreditasinya mati, “ujar Arman Siregar.

“Kami minta Kejaksaan Asahan untuk segera memeriksa adanya ndikasi KKN di Dinas Perhubungan Asahan. Terkait kegiatan proyek pengadaan tahun 2025 yang diduga tidak selesai dan mendapatkan Temuan Ganti Rugi (TGR) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumut, akibat dikerjakan oleh rekanan yang asal jadi, “teriak Ketua GEMPPAR, Raihan Panjaitan dalam orasinya.

” Kami juga meminta Kejari Asahan, untuk segera memeriksa dugaan biaya pengeluaran perjalanan dinas disinyalir fiktif di Dinas Perhubungan Asahan Tahun 2023 hingga Tahun 2025,” tegas Raihan lagi.

“Meminta dan mendesak Kejari Asahan, untuk memeriksa semua rekanan proyek kegiatan pengadaan pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU ), pengadaan penambahan paku jalan, pengadaan marka jalan dan pengadaan papan nama jalan yang terindikasi tidak Standar (SNI). Semua dikerjakan diduga cacat mutu dan dipasang di kecamatan sudah hancur, “ujar Raihan Panjaitan.

Usai melakukan orasi secara bergantian di depan Kantor Kejaksaan, akhirnya massa diterima oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Asahan, Rizky Ramadhani SH.

Dalam jawabannya, Kasi Pidum mengaku akan segera memanggil Kadis Perhubungan, jika GEMPPAR melaporkan secara resmi. “Kalau GEMPPAR melaporkan secara resmi, dengan melampirkan bukti dan data-datanya ke PTSP. Kami pastikan akan segera dipanggil dan diproses, ” tegas Kasi Pidum.

Sebelumnya, massa melakukan aksi unjukrasa ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Asahan,Jalan Abdi Satya Terminal Kisaran. Disini massa tidak menemukan Kadis, hanya diterima oleh Kabid Darat Dishub,Rosdiansyah.

Dalam jawabannya, Rosdiansyah mengaku kalau Kadis sedang ada acara di Kantor Bupati Asahan. “Pak Kadis sedang acara di Kantor Bupati.Jadi tidak ada ditempat. Saya tidak bisa menjawab aspirasi adek-adek, ” kata Rosdiansyah.

Selanjutnya, massa melakukan aksi ke Kantor Bupati Asahan Jalan Sudirman Kisaran. Disini massa meminta Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar untuk segera mencopot jabatan Kadis Perhubungan Asahan, Albert Butar-Butar.

“Kami minta Bupati Asahan,Taufik Zainal Abidin Siregar, untuk segera mencopot jabatan Kadis Perhubungan Asahan, Albert Butar butar. Dia kami nilai tidak layak jadi kadis. Tidak becus bekerja, “tegas Arman Maulana Siregar.

Setelah beberapa lama melakukan orasi secara bergantian didepan Kantor Bupati Asahan, massa tidak juga diterima oleh perwakilan Pemkab Asahan. Akhirnya massa membubarkan diri dan melanjutkan aksinya ke Kantor Kejaksaan. (AH)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Dramatis! Bidan Desa di Langkat Evakuasi Pasien Naik Perahu Kayu hingga Terdampar Dihantam Ombak

2 August 2026 - 02:59 WIB

Seorang Pria di Tanjung Morawa Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Meja

31 July 2026 - 11:23 WIB

GEMPPAR Kembali Demo Kantor Bupati,Minta Copot Kadis Perhubungan Asahan

28 July 2026 - 14:51 WIB

Aliansi Batu Bara Geruduk Kantor Kanwil Ditjen pas Sumut

20 July 2026 - 14:04 WIB

Aksi AMPK di Kantor Camat STM Hilir Sempat Memanas, Berakhir dengan Kesepakatan Pengembalian SKT dan Realisasi Aspirasi Masyarakat

6 July 2026 - 10:06 WIB

Trending on News