Warga Beruam Dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Perladangan Kelapa Sawit
Langkat — Kompasnusa.net || Warga Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di areal perladangan kelapa sawit, Dusun Jandi Meriah, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Kapolsek Kuala AKP Syamsul Bahri, SE, MH melalui Kanit Reskrim IPDA Harlen Siahaan membenarkan adanya penemuan mayat tersebut saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 21.08 WIB.
Menurut IPDA Harlen Siahaan, korban diketahui berinisial RG (44), warga Dusun Kuta Pinang, Desa Namo Mbelin, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.
Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di tanah dan tertindih sepeda motor miliknya yang dilengkapi along-along berisi buah kelapa sawit.
“Korban ditemukan oleh warga setempat, Butet Br Ginting dan Rasta Br Ginting, saat melintas di jalan perladangan kelapa sawit di Dusun Jandi Meriah. Keduanya melihat korban sudah tergeletak di tanah dan tertindih sepeda motor miliknya,” ujar Harlen.
Setelah melihat kejadian tersebut, kedua warga kemudian melaporkannya kepada Kepala Desa Beruam, Tosa Sitepu.
Tidak lama kemudian, Kepala Desa Beruam bersama keluarga korban mendatangi lokasi kejadian. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Kuala.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Dari hasil pengecekan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Harlen.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga dan para saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas yang telah lama dideritanya.
Meski demikian, pihak kepolisian tidak menyebutkan secara pasti penyebab kematian korban selain berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi dan keterangan yang diperoleh.
Setelah proses penanganan di lokasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian serupa agar dapat dilakukan penanganan sesuai prosedur. (Tolhas Pasaribu)




















