Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Kadis Pendidikan Turun Tangan Langsung, Dugaan Penahanan Ijazah di Percut Tuntas dalam Sehari

badge-check

Kadis Pendidikan Turun Tangan Langsung, Dugaan Penahanan Ijazah di Percut Tuntas dalam Sehari Perbesar

Kadis Pendidikan Turun Tangan Langsung, Dugaan Penahanan Ijazah di Percut Tuntas dalam Sehari

PERCUT SEI TUAN // Kompasnusa.net– Polemik dugaan penahanan ijazah yang sempat meresahkan publik akhirnya tuntas.

Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang turun langsung ke lapangan dan memastikan hak pendidikan peserta didik terlindungi.

Masalah dugaan penahanan ijazah milik Assifa Azzahra Lubis, siswi SMA Swasta Al Maksum, oleh MTs Al Washliyah 19 Percut, Jalan Simpang 3 No.330, Kecamatan Percut Sei Tuan, resmi diselesaikan melalui mediasi, Sabtu (7/2/2026).

Mediasi tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, Suparno, S.Sos, MSP, dan dihadiri orang tua siswa, pemerintah desa setempat, pihak MTs Al Washliyah 19 Percut, serta pihak SMA Swasta Al Maksum.

“Mediasi sudah dilakukan. Pihak MTs Al Washliyah Percut bersedia menyerahkan ijazah Assifa, dan orang tua siswa akan menyelesaikan persoalan administrasi,” tegas Suparno.

Dengan diserahkannya ijazah tersebut, Assifa dipastikan dapat mengikuti Ujian Nasional (UN) bersama rekan-rekannya. Saat ini Assifa tercatat sebagai siswi kelas XII SMA Swasta Al Maksum, Jalan Satria, Gang Al Maksum, Dusun XI, Percut Sei Tuan.

Kadis Pendidikan menjelaskan, persoalan ini bukan penahanan disengaja, melainkan akibat kesalahpahaman dalam proses administrasi antar sekolah.

“Ada miskomunikasi administrasi. SMA meminta ijazah untuk keperluan UN, sementara ijazah masih berada di sekolah sebelumnya karena persoalan administrasi,” jelasnya.

Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi dugaan penahanan ijazah, hingga akhirnya Dinas Pendidikan Deli Serdang turun tangan langsung untuk meluruskan persoalan.

“Kesalahpahamannya sudah kita luruskan. Ijazah telah diserahkan, siswa tetap bisa ikut UN. Tidak boleh ada masa depan anak yang terhambat karena persoalan administratif,” tegas Suparno.

Kehadiran langsung Kepala Dinas Pendidikan di lokasi menjadi penegasan sikap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bahwa hak pendidikan peserta didik adalah prioritas utama dan tidak boleh dikorbankan dalam bentuk apa pun.

Dinas Pendidikan memastikan akan terus responsif dan hadir langsung apabila terdapat persoalan yang berpotensi mengganggu kelangsungan pendidikan siswa di wilayah Deli Serdang.

(R lubis).

Facebook Comments Box

Comments are closed.

Baca Juga

Survei IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan

26 Sep 2026 - 09:23 WIB

Survei IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan

APINDO Sumut buka Program Magang UMKM Mandiri Batch ke- 5, Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha 

23 Sep 2026 - 12:32 WIB

APINDO Sumut buka Program Magang UMKM Mandiri Batch ke- 5, Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha 

Satukan Langkah, Eratkan Kebersamaan untuk Negeri, Yonif TP 852/ABY Bersama Insan Pers

22 Sep 2026 - 11:50 WIB

Satukan Langkah, Eratkan Kebersamaan untuk Negeri, Yonif TP 852/ABY Bersama Insan Pers

DPC PSI Percut Sei Tuan Rayakan HUT RI ke 81 Sekaligus Peresmian Kantor Sekretariat

24 Aug 2026 - 09:23 WIB

DPC PSI Percut Sei Tuan Rayakan HUT RI ke 81 Sekaligus Peresmian Kantor Sekretariat

Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa

21 Aug 2026 - 11:17 WIB

Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa
Trending on Ekonomi