Menu

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Bahas PAD dan DBH, Pemkab Deli Serdang Perkuat Sinergi dengan KPP Pratama Lubuk Pakam

badge-check

FOTO:Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menerima audiensi Kepala KPP Pratama Lubuk Pakam, Muhammad Syafei Harahap, di ruang rapat lantai II, Jumat (10/4/2026). (Dok. Diskominfostan Deli Serdang) Perbesar

FOTO:Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menerima audiensi Kepala KPP Pratama Lubuk Pakam, Muhammad Syafei Harahap, di ruang rapat lantai II, Jumat (10/4/2026). (Dok. Diskominfostan Deli Serdang)

Bahas PAD dan DBH, Pemkab Deli Serdang Perkuat Sinergi dengan KPP Pratama Lubuk Pakam

 

LUBUK PAKAM//kompasnusa.net– Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong penguatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini ditegaskan dalam pertemuan antara Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, dengan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuk Pakam, Muhammad Syafei Harahap, Jumat (10/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai II tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas pajak dalam pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Bupati menekankan bahwa penguatan PAD tidak dapat dilepaskan dari pemahaman yang utuh terkait pembagian kewenangan antara pajak pusat dan pajak daerah.

“Pengelolaan PAD yang optimal harus didukung pemahaman yang jelas mengenai batas kewenangan pajak pusat dan daerah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam pengelolaannya,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.

Dorong Transparansi DBH

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya transparansi data Dana Bagi Hasil (DBH) pajak dari pemerintah pusat. Menurutnya, keterbukaan data akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan keuangan yang lebih akurat.

“Kami berharap adanya keterbukaan data DBH, sehingga bisa menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang tepat dan terukur,” katanya.

Ia turut menyinggung perubahan kebijakan perpajakan nasional, khususnya penghapusan NPWP cabang yang kini digantikan dengan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU).

Menurut Bupati, perubahan tersebut berdampak pada pola administrasi perpajakan, di mana perusahaan cukup memiliki satu NPWP pusat, sementara aktivitas usaha di daerah tetap berjalan melalui NITKU.

“Artinya, kegiatan usaha tetap berlangsung di daerah, namun administrasinya terpusat. Ini tentu berpengaruh pada bagaimana daerah memetakan potensi pajak dan memahami alokasi DBH,” jelasnya.

Dengan adanya transparansi kebijakan tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Perkuat Kerja Sama dan Optimalisasi Data

Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyetujui kelanjutan Perjanjian Kerja Sama Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah (OP4D), termasuk pertukaran data wajib pajak sebagai langkah strategis meningkatkan PAD.

Kepala KPP Pratama Lubuk Pakam, Muhammad Syafei Harahap, menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus mendukung penguatan sinergi tersebut.

“Kami siap memperkuat kolaborasi melalui OP4D, termasuk dalam hal pertukaran data yang berpotensi meningkatkan PAD daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan dukungan dalam memastikan kewajaran nilai transaksi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Jika nilai BPHTB yang dilaporkan belum mencerminkan harga wajar, kami memiliki tim penilai aset yang dapat membantu melakukan penyesuaian agar nilainya lebih akurat dan sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Comments are closed.

Baca Juga

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Baharuddin Bertemu Dirut RSUD H. OK Arya Zulkarnain

13 Aug 2026 - 06:17 WIB

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Baharuddin Bertemu Dirut RSUD H. OK Arya Zulkarnain

Wamenag RI Respons Soal The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Sebagai Komoditi, Imbau Masyarakat Tenang dan Kawal Proses Hukum

12 Aug 2026 - 05:48 WIB

Wamenag RI Respons Soal The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Sebagai Komoditi, Imbau Masyarakat Tenang dan Kawal Proses Hukum

Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak

3 Aug 2026 - 12:09 WIB

Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak

IWO Deli Serdang Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

15 Jul 2026 - 08:45 WIB

IWO Deli Serdang Ajak Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

Masyarakat Tanah Suguhan Dalu XA Santuni Anak Yatim, BBHAR PDI Perjuangan Deli Serdang Siap Dampingi Perjuangan 260 Hektare

3 Jul 2026 - 10:29 WIB

Masyarakat Tanah Suguhan Dalu XA Santuni Anak Yatim, BBHAR PDI Perjuangan Deli Serdang Siap Dampingi Perjuangan 260 Hektare
Trending on Ekonomi