Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Program HTR Kabupaten Padang Lawas Tuai Sorotan dan Diduga Jadi Ajang Pungli, Nama Bupati Disebut 

badge-check

Program HTR Kabupaten Padang Lawas Tuai Sorotan dan Diduga Jadi Ajang Pungli, Nama Bupati Disebut  Perbesar

Program HTR Kabupaten Padang Lawas Tuai Sorotan dan Diduga Jadi Ajang Pungli, Nama Bupati Disebut 

Padang lawas // Kompasnusa.Net – Program Hutan Tanaman Rakyat (HTR) kabupaten Padang Lawas tuai sorotan, program yang tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat saat ini sudah dinodai dengan adanya dugaan pungutan pembohong (pungli) yang dialami kelompok tani yang mengajukan program ini ke pihak pemerintah.

Dugaan pungli ini diduga terjadi salah seorang oknum yang dekat dengan bupati Padang lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan bernama Zainal abidin Hasibuan yang di kabarkan saat ini menjabat sebagai staf khusus atau tenaga ahli bupati.

Diduga dengan program ini Zainal abidin Hasibuan mengutip uang sebesar Rp 18 juta kepada para pengurus kelompok melalui kepala desa, dengan jaminan program ini dapat berjalan dengan lancar.

Dugaan pungli ini terjadi kepada Rahmad Harahap warga Desa Marenu salah seorang pengurus kelompok tani Martabe di kecamatan Aek Nabara yang sudah menyetor 18 juta kepada kepala desa bernama Alex penerus Tanjung yang saat ini sudah tidak menjabat sebagai kepala desa karna memilih untuk menjadi PPPK di departemen keagamaan Padang lawas.

Alex penerus Tanjung mengaku uang yang diberikan kepadanya tersebut disetorkan langsung kepada Zainal abidin Hasibuan yang dikabarkan sebagai staf khusus bupati Padang lawas, melalui rekening BRI atas nama Zainal abidin Hasibuan.

Upaya meminta uang kembali sempat sampaikan kelompok tani namun Zainal sempat berkilah dengan berbagai alasan yang tidak jelas.

“Sudah beberapa kali kami memahami terkait perkembangan Pengurusan HTR kepada Zainal abidin Hasibuan, namun setelah penyerahan uang sebesar Rp 18 jt, Zainal tidak pernah memberikan keterangan yang pasti” ujar Rahmad

Lebih lanjut Rahmad pernah meminta uang tersebut agar dikembalikan, namun Zainal selalu memberikan alasan yang tidak jelas selama ini

Sementara itu saat di konfirmasi sejumlah awak media Zainal abidin Hasibuan di salah satu warung tidak jauh kediamannya, Zainal menjelaskan proses Kepengurusan Hutan Tanaman Rakyat di dirjen kehutanan dan sempat di sampaikan kepada bupati Padang lawas putra mahkota alam Hasibuan, terkait 3 permohonan HTR dari kabupaten Padang Lawas.

Lebih lanjut Zainal mengaku sebagai staf khusus bupati Padang Lawas yang membidangi kehutanan, diperintahkan bupati untuk melakukan kordinasi dengan kelompok tani.

Terkait adanya dugaan penerimaan uang sebesar Rp 18 juta Zainal abidin Hasibuan mengaku ada menerima uang tersebut dari mantan kepala desa Alex penerus Tanjung dan ia mengaku uang itu digunakan untuk operasional, ia juga mengaku uang yang ia dapat juga mengalir ke Bupati Padang lawas , tegasnya yang sempat direkam.

“Saya mengaku ada menerima uang dari mantan kepala desa Alex, uang itu sudah saya gunakan, Sebagian uang itu ada ke bupati, sebagai anggota bupati bila bupati butuh uang saya kasih” ucapnya jelas dalam rekaman yang beredar.

Setelah usai dikonfirmasi dengan arogan Zainal abidin Hasibuan yang mengaku masih menjabat sebagai staf khusus bupati Padang lawas, sempat emosi dengan arogan ia sempat melontarkan kata ancaman usai kepada awak media. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Juga

Kasus Tagboat Tabrak Perahu Tewaskan Nelayan dan Petugas Syahbandar Macet, Polres Muna Diduga Lakukan Pembiaran

30 Oct 2026 - 07:43 WIB

Kasus Tagboat Tabrak Perahu Tewaskan Nelayan dan Petugas Syahbandar Macet, Polres Muna Diduga Lakukan Pembiaran

Sinergi Optimalisasi Aset Negara: KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Teken Perjanjian Tukar Menukar BMN

30 Oct 2026 - 03:34 WIB

Sinergi Optimalisasi Aset Negara: KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Teken Perjanjian Tukar Menukar BMN

APH Hadir dalam Eksekusi Menandakan Negara Akui Lahan 32 Hektar Milik Al Washliyah 

30 Oct 2026 - 02:27 WIB

APH Hadir dalam Eksekusi Menandakan Negara Akui Lahan 32 Hektar Milik Al Washliyah 

Kepala SPPG Rampah Kiri Sampaikan Klarifikasi Atas Dugaan Intimidasi Warga Hingga Limbah Air

29 Oct 2026 - 16:35 WIB

Kepala SPPG Rampah Kiri Sampaikan Klarifikasi Atas Dugaan Intimidasi Warga Hingga Limbah Air

Pasien Gagal Jalani Operasi Kelenjar, Ini Penjelasan Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain

29 Oct 2026 - 02:19 WIB

Pasien Gagal Jalani Operasi Kelenjar, Ini Penjelasan Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain
Trending on News