Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Arogansi Berujung Maut: Dugaan Oknum TNI dan Sindikat Togel ‘Jakson’ Jadi Sorotan Tajam di Tembung

badge-check

Arogansi Berujung Maut: Dugaan Oknum TNI dan Sindikat Togel ‘Jakson’ Jadi Sorotan Tajam di Tembung Perbesar

DELI SERDANG // KOMPASNUSA.net —
Tragedi memilukan di sebuah warung kopi kawasan Tembung kini berubah menjadi sorotan serius publik. Kematian seorang warga yang diduga akibat syok usai aksi intimidasi sekelompok pria berbadan tegap, mulai membuka tabir dugaan praktik gelap perjudian togel yang disebut-sebut dibekingi oknum aparat.

Peristiwa itu terjadi saat suasana warkop masih ramai oleh warga yang tengah menikmati malam dan bermain catur. Namun ketenangan mendadak berubah mencekam ketika sekitar delapan pria datang dengan sikap arogan. Mereka disebut menggebrak meja, membuat keributan, hingga diduga mempertontonkan senjata api di hadapan pengunjung.

Aksi yang disebut warga sebagai bentuk “show of force” itu sontak memicu kepanikan. Seorang pria yang sedang bermain catur dikabarkan kolaps dan meninggal dunia di lokasi akibat dugaan serangan jantung setelah mengalami syok berat.

Di tengah duka keluarga korban, muncul desas-desus yang berkembang luas di masyarakat terkait identitas pria cepak yang disebut memimpin rombongan tersebut. Sosok itu dikenal dengan sejumlah nama alias, mulai dari Yoga, Harahap, Ardian hingga Syah. Ia diduga merupakan oknum TNI yang selama ini disebut-sebut bergerak di lapangan sebagai pihak keamanan jaringan perjudian togel.

Tak berhenti di situ, nama besar “Jakson” alias Rudi alias Hori alias Son alias Morang turut menyeret perhatian publik. Sosok dengan banyak nama samaran itu disebut dalam berbagai informasi warga sebagai bagian dari gurita bisnis togel yang telah lama beroperasi di kawasan Medan dan Deli Serdang.

Banyaknya alias yang digunakan memunculkan dugaan adanya pola sistematis untuk mengaburkan identitas dan jejak jaringan perjudian ilegal tersebut. Warga pun mempertanyakan, mengapa bisnis haram seperti togel bisa terus hidup dan diduga memiliki pengaruh kuat hingga menghadirkan aksi intimidasi terbuka di tengah masyarakat.

Tragedi di Warkop Tembung kini bukan lagi sekadar perkara keributan biasa. Publik menilai ada persoalan yang jauh lebih besar: dugaan praktik premanisme, intimidasi, hingga kemungkinan keterlibatan oknum aparat dalam melindungi bisnis ilegal.

Kemarahan masyarakat pun mulai meluas. Banyak pihak mendesak agar aparat penegak hukum, termasuk Polisi Militer dan kepolisian, tidak berhenti hanya pada pemeriksaan insiden kematian warga, tetapi juga mengusut tuntas dugaan jaringan togel yang disebut-sebut berada di balik peristiwa tersebut.

Kalau benar ada oknum yang membekingi, maka ini sangat berbahaya.
Negara tidak boleh kalah dengan perjudian dan aksi teror yang meresahkan rakyat,” ujar seorang warga kepada media pada Senin 25/5/2026 dan meminta identitasnya dirahasiakan.

Hingga kini, desakan terhadap Pangdam I/Bukit Barisan agar turun tangan terus menguat. Publik berharap institusi TNI bertindak tegas dan transparan apabila benar ditemukan keterlibatan anggotanya, demi menjaga marwah institusi dan mengembalikan rasa aman masyarakat.

Sementara itu, pihak redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada Pangdam I/Bukit Barisan terkait dugaan keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban maupun klarifikasi yang diterima.

Masyarakat kini menunggu: apakah kasus ini akan dibongkar hingga ke akar, atau kembali tenggelam di tengah kuatnya dugaan jaringan dan kekuasaan di balik bisnis togel yang selama ini meresahkan warga. (WA)

Comments are closed.

Baca Juga

Jajaki Dunia Politik, Tokoh Muda Dedek Adi Wahyu Resmi Nahkodai PKB Kecamatan Beringin

5 Nov 2026 - 09:32 WIB

Jajaki Dunia Politik, Tokoh Muda Dedek Adi Wahyu Resmi Nahkodai PKB Kecamatan Beringin

Dilarang Liput Monitoring PKS PTPN IV, Ketua Komisi B DPRD Asahan Batalkan Kegiatan Sepihak

4 Nov 2026 - 04:07 WIB

Dilarang Liput Monitoring PKS PTPN IV, Ketua Komisi B DPRD Asahan Batalkan Kegiatan Sepihak

Operasi Patuh Toba 2026: Sat Lantas Polres Tanjung Balai Imbau Pemilik Bengkel Tak Jual Knalpot Brong

1 Nov 2026 - 12:11 WIB

Operasi Patuh Toba 2026: Sat Lantas Polres Tanjung Balai Imbau Pemilik Bengkel Tak Jual Knalpot Brong

Kuasa Hukum PB Al Washliyah Angkat Bicara Terkait Eksekusi Berakhir Ricuh

1 Nov 2026 - 12:06 WIB

Kuasa Hukum PB Al Washliyah Angkat Bicara Terkait Eksekusi Berakhir Ricuh

Kwarcab Batu Bara Lantik 21 Pengurus Dewan Kerja Cabang Masa Bakti 2026–2031

31 Oct 2026 - 12:41 WIB

Kwarcab Batu Bara Lantik 21 Pengurus Dewan Kerja Cabang Masa Bakti 2026–2031
Trending on News