Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Organisasi

LSM GAMPKER Gelar Aksi Unras ke Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan 

badge-check


					LSM GAMPKER Gelar Aksi Unras ke Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan  Perbesar

Asahan-Kompasnusa.net || Sejumlah Pemuda yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Rakyat (GAMPKER) melanjutkan Aksi Unjuk Rasa Damai di Kantor Dinas Kesehatan kab.Asahan. Senin, (10/11/24).

Andri S.P yang Bertindak sebagai koordinator aksi menjelaskan, ” pada hari ini kita datang ke kantor Dinas Kesehatan dalam melakukan aksi unjuk rasa damai yang mana sebelumnya kita tidak mendapatkan jawaban dari Kepala Dinas Kesehatan dr. Hari Sapna ” Jelas Andri kepada awak media.

Ia juga menambahkan dan ternyata Aksi UNRAS kita kali ini juga tidak mendapatkan jawaban dari Kepala Dinas Kesehatan dr Hari Sapna dengan alasan Kadis dan sekretaris sedang cuti, kami merasa aneh aja ya mereka bisa Cuti bersamaan, tutur Andri.

Lebih lanjut Andri S.P menyebutkan ” Kami menilai hal tersebut merupakan alasan klasik yang artinya Kadis memang tidak ingin terwujudnya tranparansi publik, sungguh sangat kami sayangkan. Artinya Kepala Dinas Kesehatan mungkin beranggapan kegiatan yang ada di Dinas Kesehatan merupakan uang pribadinya, sehingga tidak berkewajiban untuk memberikan penjelasan.” Terang Andri.

Kemudian Andri menyampaikan, ada beberapa point yang ingin kami sampaikan diantaranya terkait pengadaan komputer pada kegiatan pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan Rp. 3.096.000.000,- ada juga Pengadaan Suplemen dalam Upaya Penurunan Stunting Rp. 3.117.809.520,-serta Penyediaan Bahan Medis Habis Pakai ( BMHP ) HVP DNA ini adalah Larutan Kimia Khusus untuk mengisolasi dan memurnikan DNA di Leher Rahim untuk Skrining Dini Kanker Serviks. Sebesar Rp. 1.803.099.305,-” Terang Andri lagi.

Di akhir Pembicaraan Andri S.P menuturkan adanya kegiatan swakelola yang diantaranya Belanja Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta PBPU ( Pekerja Bukan Penerima Upah ) dan BP ( Bukan Pekerja ) kelas 3 dimana bukan karena Miskin atau tidak Mampu Melainkan Pendaftarannya di Fasilitasi oleh Pemerintah Daerah yang biayanya ditanggung seluruh nya oleh Pemerintah Daerah dengan Total Anggaran nya sebesar Rp. 32 Miliyar lebih.

Namun anehnya setiap ingin mendaftarkan diri sebagai peserta PBPU dan BP kelas 3, Pihak Dinas Kesehatan menyatakan kuota kosong, jadi kami ingin mengetahui apa dan bagaimana untuk syarat menjadi peserta PBPU dan BP kelas 3 tersebut.

Apakah memang tepat sasaran atau ada unsur kepentingan lainnya karena tetap tidak mendapatkan Jawaban dari Kepala Dinas Kesehatan maka kami akan terus melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Kesehatan seperti ini. Terang Andri S.P. kepada awak Media. (Amin Harahap)

Facebook Comments Box

Baca Juga

LPA DELI SERDANG BERI WARNING: JANGAN JADIKAN LOMBA 17 AGUSTUS AJANG NORMALISASI LGBT DI HADAPAN ANAK

11 August 2026 - 04:36 WIB

Mahasiswa Desak Polda Sumut Usut Tuntas Laporan Dugaan Penjualan Lahan Sawit, Serahkan Tuntutan ke DPD Partai Demokrat Sumut

7 August 2026 - 11:11 WIB

GEMPPAR Kembali Unjukrasa, Desak Kejaksaan Segera Periksa Kadis Perhubungan

5 August 2026 - 11:21 WIB

Dua Pelaku Pembunuhan Pelajar Di Lubuk Pakam Vonis Seumur Hidup, LPA Deliserdang Beri Apresiasi Dan Segera Tangkap DPO 

5 August 2026 - 10:50 WIB

Dramatis! Bidan Desa di Langkat Evakuasi Pasien Naik Perahu Kayu hingga Terdampar Dihantam Ombak

2 August 2026 - 02:59 WIB

Trending on Peristiwa