Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Organisasi

Kejatisu Didemo, AMAP2-SU Desak Pemeriksaan Kadis Kesehatan Tapteng

badge-check


					Kejatisu Didemo, AMAP2-SU Desak Pemeriksaan Kadis Kesehatan Tapteng Perbesar

MEDAN // Kompasnusa.net — Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) digeruduk massa Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Sumatera Utara (AMAP2-SU), Jumat (28/11/2025).

Mereka menuntut Kejatisu segera mengusut dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah (Tapteng) terkait Belanja Alat/Bahan Kegiatan Kantor senilai Rp9,1 miliar dan Pengadaan Obat PKD Rp4,78 miliar dari APBD 2025.

Massa mendesak Kejatisu memeriksa Kadis Kesehatan Tapteng, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta pihak rekanan yang diduga terlibat dalam pengadaan.

Mereka menuding proyek tersebut tidak sesuai RAB dan proses tender diduga “dikondisikan” untuk menciptakan biaya proyek.

“Kami minta Kejatisu periksa Kadis, PPK, dan rekanan. Dugaan korupsi dan gratifikasi ini jelas merugikan negara,” seru orator aksi.

Ketua AMAP2-SU, A. Syahputra, menyampaikan bahwa gagal menemukan indikasi ketidaksesuaian spesifikasi barang, kekurangan volume, hingga dugaan pengaturan pemenang tender. Ia menilai praktik tersebut merupakan bentuk pelayanan.

Dalam tuntutannya, massa mendesak:

Pemanggilan dan pemeriksaan Kadis Kesehatan, PPK, dan perusahaan rekanan.

Pembentukan tim investigasi dan audit forensik terkait dugaan gratifikasi pengadaan alat kedokteran dan bahan kantor.

Bupati Tapteng diminta menyalakan kinerja Kadis Kesehatan.

Kajatisu yang baru, Dr. Harli Siregar, diminta menunjukkan ketegasan mengusut kasus ini.

Menyanggapi aksi tersebut, perwakilan Kejatisu, Randi H. Tambunan (Intelijen), menyampaikan apresiasi dan meminta AMAP2-SU menyerahkan laporan resmi melalui PTSP agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sebelum membubarkan diri, massa menegaskan komitmennya untuk mengawali kasus ini dan mengancam akan kembali dengan aksi jilid II pekan depan jika Kejatisu tidak segera menanggapi tuntutan mereka. (W.Ardiansyah)

Facebook Comments Box

Baca Juga

Seorang Pria di Tanjung Morawa Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Meja

31 July 2026 - 11:23 WIB

GEMPPAR Kembali Demo Kantor Bupati,Minta Copot Kadis Perhubungan Asahan

28 July 2026 - 14:51 WIB

LPA Deli Serdang Apresiasi Warga, Desak Penutupan Panti Asuhan Di Labuhan Deli

24 July 2026 - 15:52 WIB

Aliansi Batu Bara Geruduk Kantor Kanwil Ditjen pas Sumut

20 July 2026 - 14:04 WIB

Sukseskan Hari Anak Nasional 2026, LPA Deliserdang Bersinergi Dengan DPRD Sumut

16 July 2026 - 14:28 WIB

Trending on Organisasi