Nyaris Merenggut Nyawa! Polsek Talawi Gerak Cepat Amankan Pelaku Penusukan
Batu Bara // Kompasnusa.Net
Aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam menggegerkan warga Jalan Manunggal, Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Senin (19/10/2026) malam.

Seorang pria bernama Rahmat alias Amat dilaporkan mengalami luka tusuk di bagian belakang kepala setelah diduga diserang menggunakan pisau dapur.
Merespons laporan tersebut, jajaran Polsek Talawi, Polres Batu Bara, bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Dipimpin Kanit Reskrim IPDA R. Marbun, S.H., M.H., petugas berhasil mengamankan pria yang disebut bernama Acol, yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Talawi menjelaskan, petugas piket menerima informasi penganiayaan sekitar pukul 21.35 WIB.
Tanpa menunggu lama, personel langsung bergerak ke tempat kejadian perkara dan sekitar 20 menit kemudian berhasil mengamankan terduga pelaku.
“Begitu menerima laporan penganiayaan, anggota langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa pisau dapur,” jelas IPDA R. Marbun.
Meski terduga pelaku telah diamankan, polisi masih mendalami motif dan kronologi pasti kejadian tersebut.
Keluarga korban serta sejumlah saksi masih dimintai keterangan untuk mengungkap secara terang apa yang sebenarnya terjadi sebelum insiden berdarah itu berlangsung.
Sementara itu, Wan Ramadhan, salah seorang keluarga korban, mengaku belum mengetahui secara langsung bagaimana peristiwa penusukan tersebut terjadi.
Informasi yang diterimanya berasal dari istri Rahmat, yang saat itu sedang memberikan keterangan kepada penyidik di Polsek Talawi.
“Kami juga belum tahu persis kejadiannya, Bang, karena kami tidak berada di lokasi. Kami hanya mendapatkan informasi dari istri Rahmat,” ujar Wan Ramadhan saat ditemui di Mapolsek Talawi.
Berdasarkan informasi awal yang diterima keluarga, persoalan tersebut diduga bermula ketika pelaku meminta uang untuk membeli mi instan dan telur.
Namun, apa yang kemudian dibicarakan antara Rahmat dan Acol hingga berujung dugaan penusukan masih belum diketahui secara pasti.
“Awalnya kami mendengar pelaku meminta uang untuk membeli mi instan dan telur. Kami tidak tahu apa yang dibicarakan Rahmat dengan Acol,” sebut Ramadhan.
“Setelah itu, Acol pergi ke belakang mengambil pisau dapur dan menusuk kepala Rahmat. Istri Rahmat sekarang sedang memberikan keterangan di ruangan Polsek Talawi,” sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan guna memastikan rangkaian kejadian, motif, serta peran terduga pelaku. (Umarul)























