Menu

Otomatis
Breaking News

Pariwisata

Proyek Penataan Area Kuliner Limau Manis Rp396 Juta Disorot, 30 Hari Berjalan Progres Fisik Jadi Perhatian

badge-check

Proyek Penataan Area Kuliner Limau Manis Rp396 Juta Disorot, 30 Hari Berjalan Progres Fisik Jadi Perhatian Perbesar

DELI SERDANG | Kompasnusa.net– Pekerjaan Penataan Kawasan Kuliner Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, yang menggunakan anggaran APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp396.873.000, mulai menjadi perhatian masyarakat.

Pantauan Kompasnusa, Selasa (25/8/2026), menunjukkan sejumlah pekerjaan fisik masih berlangsung di kawasan tersebut. Di beberapa titik terlihat pemasangan paving block dan pembuatan jalur kecil, sementara sejumlah bagian kawasan masih berupa tanah dan dalam tahap pengerjaan.

Material bangunan, termasuk batu bata, juga terlihat masih berada di sejumlah titik lokasi pekerjaan.

Dari kondisi yang terlihat di lapangan, penataan kawasan tersebut belum semuanya memasuki tahap akhir. Namun demikian, kondisi visual tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan apakah pekerjaan mengalami keterlambatan, karena diperlukan perhitungan dengan jadwal dan progres resmi yang tercantum dalam dokumen kontrak.

30 Hari Sejak Tanggal pada Proyek Papan

Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, proyek tersebut merupakan pekerjaan Penataan Area Kuliner Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa yang berada di bawah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Deli Serdang.

Papan proyek mencantumkan nomor kontrak 602.2/16.7/SPK-PLK/PPKH/DCKTR-DS/2026, tanggal 27 Juli 2026, nilai kontrak Rp396.873.000, dengan pelaksana CV Bangun Karya Bersama dan sumber dana APBD TA 2026.

Jika dihitung dari 27 Juli hingga 25 Agustus 2026, telah berlalu sekitar 29 hari kalender.

Namun, pada papan proyek yang dipantau di lokasi tidak terlihat keterangan mengenai jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Oleh karena itu, belum dapat diketahui dari papan informasi tersebut kapan pekerjaan yang ditargetkan selesai.

Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian, mengingat penilaian terhadap kemajuan pekerjaan seharusnya mengacu pada masa pelaksanaan kontrak, jadwal pekerjaan dan bobot masing-masing item pekerjaan, bukan semata-mata berdasarkan kondisi visual.

Pekerjaan Mulai dari Jalur Kecil dan Paving

Dalam pantauan lapangan, salah satu bagian pekerjaan terlihat berupa pembuatan jalur kecil yang dibatasi susunan material bata, sementara di bagian lain sudah terlihat pemasangan paving block.

Di sejumlah titik lainnya, kondisi lahan masih berupa tanah dengan material pekerjaan berada di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut menunjukkan pekerjaan masih berjalan dan belum seluruh area tertata.

pemasangan paving block dan pembuatan jalur kecil,

Meski demikian, diketahui belum berapa persentase kemajuan fisik secara resmi. Apakah pencapaian pekerjaan di lapangan telah sesuai dengan jadwal waktu atau justru terdapat penyimpangan, masih memerlukan penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut.

Gambar Kerja Tidak Terlihat di Lokasi

Selain kemajuan pekerjaan, aspek dokumen teknis juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Dalam pemantauan lapangan, Kompasnusa tidak menemukan atau melihat gambar kerja yang dipasang maupun ditampilkan di lokasi pekerjaan.

Namun, kondisi tersebut belum dapat diartikan bahwa proyek tidak memiliki gambar kerja.

Dokumen teknis seperti gambar kerja, spesifikasi teknis, jadwal pelaksanaan dan dokumen pengendalian pekerjaan pada dasarnya merupakan bagian yang penting untuk memastikan pekerjaan terlaksana sesuai perencanaan.

Oleh karena itu, pertanyaan yang muncul bukan semata-mata mengenai ada atau tidaknya gambar yang terpampang di lokasi, melainkan apakah pekerjaan tersebut telah memiliki dokumen teknis yang menjadi acuan pelaksanaan dan telah melalui proses persetujuan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Hal ini penting terutama untuk memastikan pekerjaan yang menggunakan dana APBD tersebut memiliki dasar teknis yang jelas.

 Publik Berhak Mengetahui Kemajuannya

Dengan nilai pekerjaan hampir Rp400 juta, masyarakat tentu berkepentingan mengetahui perkembangan proyek tersebut.

Bukan hanya soal kapan pekerjaan selesai, tetapi juga apakah hasil akhirnya sesuai dengan spesifikasi, volume dan kualitas yang ditetapkan dalam kontrak.

Apalagi kawasan yang ditata merupakan kawasan kuliner yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Salah satu bagian pekerjaan terlihat berupa pembuatan jalur kecil yang dibatasi susunan material bata,

Oleh karena itu, transparansi mengenai target penyelesaian, kemajuan fisik, spesifikasi pekerjaan dan pengawasan menjadi penting.

Akan Dikonfirmasi

Kompasnusa akan melakukan konfirmasi kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Deli Serdang, pihak pengawas/PPK serta CV Bangun Karya Bersama selaku pelaksana pekerjaan.

Konfirmasi akan diarahkan pada beberapa hal, antara lain:

Berapa masa pelaksanaan kontrak proyek tersebut?

Berapa perkembangan fisik resmi per 26 Agustus 2026?

Apakah kemajuan tersebut sesuai dengan jadwal waktu?

Apakah terdapat kendala dalam pelaksanaan pekerjaan?

Apakah RMPK, gambar teknis/gambar kerja dan spesifikasi teknis telah disiapkan dan disetujui?

Apakah terdapat perubahan desain, volume atau spesifikasi selama pekerjaan berlangsung?

Kapan pekerjaan yang ditargetkan selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat?

Pihak-pihak terkait akan diberikan ruang untuk memberikan penjelasan dan hak jawab atas kondisi pekerjaan yang menjadi perhatian publik tersebut.

Berita ini merupakan laporan awal berdasarkan hasil pantauan visual di lapangan dan informasi yang tercantum pada papan proyek. Penjelasan resmi dari pihak terkait akan menjadi bagian dari pemberitaan berikutnya.

Sebab, pengendalian terhadap proyek yang menggunakan uang rakyat bukan berarti mencari kesalahan, melainkan memastikan pembangunan berjalan transparan, sesuai perencanaan, tepat waktu, berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Redaksi Kompasnusa)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Juga

Dua Tahun Warga Keluhkan Bau Pabrik, Perjuangan Paian Purba Berujung Terbitnya SK DLH Deli Serdang

20 Aug 2026 - 12:29 WIB

Dua Tahun Warga Keluhkan Bau Pabrik, Perjuangan Paian Purba Berujung Terbitnya SK DLH Deli Serdang

Pohon Tumbang di Tanjung Pura Timpah Truk hingga Penyok

19 Aug 2026 - 18:46 WIB

Pohon Tumbang di Tanjung Pura Timpah Truk hingga Penyok

Awak Media Datangi Sekolah, Kepsek Diduga Enggan Beri Klarifikasi

13 Aug 2026 - 06:14 WIB

Awak Media Datangi Sekolah, Kepsek Diduga Enggan Beri Klarifikasi

Pencuri Pintu Besi Ditangkap Polsek Tanjung Morawa

7 Aug 2026 - 04:45 WIB

Pencuri Pintu Besi Ditangkap Polsek Tanjung Morawa

Diduga Tampar dan Ancam Jual Organ Anak, Seorang Warga Tanjung Morawa Dilaporkan ke Polresta Deli Serdang

28 Jul 2026 - 04:27 WIB

Diduga Tampar dan Ancam Jual Organ Anak, Seorang Warga Tanjung Morawa Dilaporkan ke Polresta Deli Serdang
Trending on Pariwisata