Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan

badge-check

Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan Perbesar

Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun balaka

Padang Lawas – Kompasnusa.net// Aktivis Sumatera Utara sekaligus demisioner Ketua MPM Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, Ismail Siregar, mendesak Bupati Padang Lawas untuk mencopot Kepala Desa Gunung Malintang apabila nantinya di pastikan keterlibatannya dalam kasus penganiayaan , yang di anggap melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Desakan tersebut disampaikan dengan mencuatnya dugaan kasus penganiayaan yang terjadi di Dusun Balakka, Desa Gunung Malintang, Kecamatan Barumun Tengah pada hari Sabtu pagi 1 /8/2026

Menurut Ismail Siregar, peristiwa yang telah dilaporkan ke pihak kepolisian tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap dua orang korban yaitu Munir dan Erwinsyadana Harahap ( kepala desa janji matigu ) dengan mengungkap kasus ini secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu, dalam menindak orang orang yang terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut .

“Apabila benar seorang oknum kepala desa terlibat dalam dugaan tindak kekerasan, maka Bupati Padang Lawas harus mengambil sikap tegas sesuai kewenangannya. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa tercoreng akibat ulah oknum kepala desa ,” tegas Ismail Siregar

Selain itu Erwin Syahdana Harahap juga sempat membuat pernyataan di media yang menceritakan dugaan pengeroyokan terhadap dirinya bersama sejumlah pekerja saat berada di lokasi perkebunan pada Sabtu 1 Agustus 2026. Saat ini para korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Barumun Tengah dan perkara disebut telah memasuki tahap penyidikan.

Ismail Siregar juga meminta Bupati Padang Lawas tidak menunggu hingga perkara berkekuatan hukum tetap untuk melakukan evaluasi administratif apabila terdapat indikasi pelanggaran etika jabatan. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjaga wibawa pemerintahan desa dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Beberapa orang saksi melihat kepala desa gunung malintang Raja oloana. Siregar ikut dalam rombongan orang yang menyerang dan menganiaya 2 orang korban , selain itu di duga kades gunung malintang membawa benda tumpul saat itu ( red ) dari bukti foto dan video yang ada

Dengan kejadian ini di harapkan pihak kepolisian dapat bekerja secara objektif dengan memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi, sehingga perkara ini dapat diselesaikan secara adil sesuai ketentuan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, kepala desa gunung malintang Raja oloana Siregar belum bisa dihubungi, dan belum bisa di konfermasi terkait kasusnya. (Bbg)

Facebook Comments Box

Comments are closed.

Baca Juga

DPP GARANSI dan AMPPUH Jadwalkan Aksi Soroti Dugaan Alih Fungsi 800 Hektare HGU PT Sido Jadi

1 Oct 2026 - 23:40 WIB

DPP GARANSI dan AMPPUH Jadwalkan Aksi Soroti Dugaan Alih Fungsi 800 Hektare HGU PT Sido Jadi

Peringati Hari Pelindo ke-5, Pelindo Regional 1 Belawan Refleksikan Perjalanan dan Semangat Transformasi

1 Oct 2026 - 09:52 WIB

Peringati Hari Pelindo ke-5, Pelindo Regional 1 Belawan Refleksikan Perjalanan dan Semangat Transformasi

Pelindo Regional 1 Gelar Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

1 Oct 2026 - 08:30 WIB

Pelindo Regional 1 Gelar Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

Pelindo Regional 1 Potong Tumpeng Peringati Hari Pelindo ke-5

1 Oct 2026 - 08:22 WIB

Pelindo Regional 1 Potong Tumpeng Peringati Hari Pelindo ke-5

APINDO Sumut Khawatir RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Ganggu Investasi dan Picu PHK

1 Oct 2026 - 05:38 WIB

APINDO Sumut Khawatir RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Ganggu Investasi dan Picu PHK
Trending on News