Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

PP Gerakan Pemuda Al-Washliyah Desak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Baturiti

badge-check


					PP Gerakan Pemuda Al-Washliyah Desak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Baturiti Perbesar

PP Gerakan Pemuda Al-Washliyah Desak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Baturiti

Bali — Kompasnusa.net// Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah mengecam keras aksi main hakim sendiri yang menewaskan seorang pria berinisial KD di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Jumat (24/7/2026) dini hari.

Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian, mendesak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan untuk menindak tegas dan menangkap seluruh pelaku pengeroyokan tanpa terkecuali.

Menurutnya, tindakan main hakim sendiri (vogelvrij) tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun dalam sistem hukum Indonesia.
“Kami mendesak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan untuk turun tangan dan menangkap para pelaku penanganan secara brutal ini. Alasan apa pun, termasuk keresahan warga, tidak legal untuk mencabut nyawa seseorang. Aparat Penegak Hukum (APH) harus mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut,” tegas Aminullah Siagian dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun aparat kepolisian, KD diduga tertangkap tangan saat hendak mencuri seekor ayam aduan milik warga setempat, I Wayan Adi Suteja (31).
Aksi tersebut memicu kemarahan massa yang belakangan mengaku resah akibat maraknya kasus kehilangan hewan ternak di wilayah Baturiti.

Dalam waktu singkat, warga berkumpul dan mengamankan KD. Situasi kemudian berubah menjadi anarkis. KD menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat diserahkan kepada pihak kepolisian. Selain menganiaya korban hingga tewas, massa juga membakar satu unit sepeda motor yang diduga milik KD.

Penyelidikan Kepolisian

Menanggapi insiden tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan dua arah. Selain mengusut dugaan tindak pidana pencurian awal, polisi kini memfokuskan penyelidikan pada tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan kematian.

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tabanan saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengidentifikasi oknum warga yang terlibat dalam aksi penganiayaan dan pembakaran barang bukti tersebut.

Gerakan Pemuda Al-Washliyah berharap kasus ini menjadi perhatian serius bagi APH agar penegakan hukum di wilayah hukum Polda Bali tetap berjalan objektif, transparan, dan tidak memberikan ruang bagi praktek kekerasan massal di masyarakat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Dinsos PPPA Batu Bara Peringati HAN Ke-42, Wujudkan Lingkungan Aman, Lindungi Hak Generasi Penerus Bangsa

26 July 2026 - 03:23 WIB

LPA Deli Serdang Apresiasi Warga, Desak Penutupan Panti Asuhan Di Labuhan Deli

24 July 2026 - 15:52 WIB

Didampingi LBH, LSM GAMPKER Penuhi Panggilan Polres Asahan Terkait Dugaan Penyimpangan Dana BOSP

24 July 2026 - 14:08 WIB

Desainer Binaan Pelindo Regional 1 Tampil di Medan Fashion Trend 2026.

24 July 2026 - 12:50 WIB

Diduga Terjadi Kekeliruan Alamat Sertifikat SHM di Perbatasan Desa Ujung Batu II dan Ujung Batu IV, Warga Minta BPN Lakukan Evaluasi

24 July 2026 - 12:41 WIB

Trending on News