Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

Polsek Lau Baleng Dinilai Lamban Tangani Kasus Pembacokan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

badge-check


					Polsek Lau Baleng Dinilai Lamban Tangani Kasus Pembacokan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran Perbesar

   Polsek Lau Baleng Dinilai Lamban Tangani Kasus Pembacokan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Mardinding, Karo – Kompasnusa.net// Penanganan kasus pembacokan terhadap Sarpen Sembiring (54) yang terjadi di Desa Mardinding, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, menuai sorotan. Hingga lebih dari tiga pekan pascakejadian, pelaku yang diduga kuat melakukan pembacokan disebut masih bebas berkeliaran dan belum berhasil diamankan aparat.

Peristiwa pendarahan tersebut terjadi pada Jumat malam, 15 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah warung kopi di Desa Mardinding. Korban, Sarpen Sembiring, diduga dibacok secara brutal oleh seorang pria bernama Sejahtera Sembiring.

Menurut informasi yang dihimpun, saat kejadian korban sedang berdiri di warung kopi tersebut. Tanpa diduga, pelaku datang dari arah belakang sambil membawa sebilah parang.

Pemilik warung yang melihat pelaku membawa senjata tajam sempat berteriak memberi peringatan. Namun korban tidak sempat menghindar karena serangan datang begitu cepat.

Pelaku diduga langsung ke parang ke arah kepala korban hingga tiga kali. Akibat serangan tersebut, Sarpen mengalami luka serius di bagian belakang kepala dan harus mendapatkan penanganan medis.

Usai melakukan aksinya pelaku, melarikan diri dari lokasi kejadian. Parang yang diduga digunakan untuk membacok korban ditinggalkan di tempat kejadian perkara (TKP). Warga bersama keluarga kemudian segera membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Saat ditemui media awak, Sarpen mengaku tidak mengetahui motif pelaku melakukan penyerangan terhadap dirinya. Ia menegaskan tidak pernah mengalami konflik ataupun kejadian buruk dengan pelaku yang tidak terduga.

“Saya tidak pernah ada masalah sebelumnya dengan pelaku. Makanya saya heran kenapa tiba-tiba saya diserang dan dibacok,” ujar Sarpen.

Korban menjelaskan, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Lau Baleng pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Bahkan barang bukti berupa parang yang diduga digunakan pelaku juga telah diserahkan kepada pihak kepolisian.

Namun hingga kini, menurut korban dan keluarganya, belum terlihat perkembangan signifikan dalam proses penanganan perkara tersebut. Keluarga korban mengaku telah beberapa kali mendatangi Polsek Lau Baleng untuk mengamati perkembangan kasus, namun belum mendapatkan kepastian mengenai penangkapan pelaku.

“Kasus pembacokan ini sudah saya laporkan ke Polsek Lau Baleng. Namun sampai saat ini belum ada titik terang dan pelaku masih bebas berkeliaran di luar,” tegas Sarpen.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah keluarga korban dan masyarakat sekitar. Mereka berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk menangkap pelaku dan menuntaskan proses hukum agar memberikan rasa keadilan serta kepastian hukum bagi korban.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Lau Baleng belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan maupun upaya penangkapan terhadap pelaku tak terduga pembacokan tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Juga

Dinsos PPPA Batu Bara Peringati HAN Ke-42, Wujudkan Lingkungan Aman, Lindungi Hak Generasi Penerus Bangsa

26 July 2026 - 03:23 WIB

LPA Deli Serdang Apresiasi Warga, Desak Penutupan Panti Asuhan Di Labuhan Deli

24 July 2026 - 15:52 WIB

Didampingi LBH, LSM GAMPKER Penuhi Panggilan Polres Asahan Terkait Dugaan Penyimpangan Dana BOSP

24 July 2026 - 14:08 WIB

Desainer Binaan Pelindo Regional 1 Tampil di Medan Fashion Trend 2026.

24 July 2026 - 12:50 WIB

Diduga Terjadi Kekeliruan Alamat Sertifikat SHM di Perbatasan Desa Ujung Batu II dan Ujung Batu IV, Warga Minta BPN Lakukan Evaluasi

24 July 2026 - 12:41 WIB

Trending on News