Menu

Otomatis
Breaking News

Opini

Skandal Jembatan Kereta Api!, GARANSI dan AMPPUH Desak KPK Tangkap Pemainnya

badge-check

Skandal Jembatan Kereta Api!, GARANSI dan AMPPUH Desak KPK Tangkap Pemainnya Perbesar

Jakarta-Kompasnusa.net// Dugaan korupsi pembangunan Jembatan Kreta Api Segmen Kisaran Tanjung Balai senilai Rp 39 miliar, terus disuarakan oleh Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH).

Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengusut kasus tersebut sampai menemukan pemainnya.

“Kita komitmen dari awal bang, bahwa persoalan dugaan korupsi pembangunan jembatan kreta api segmen Kisaran-Tanjungbalai terus kita kawal,” ujar Ketua Umum DPP GARANSI Sukri Soleh Sitorus, di Jakarta, (11/11/25).

Aktivis anti korupsi ini mengakui pihaknya akan menggelar aksi lanjutan di Kantor KPK RI pada hari kamis, 13 September 2015 mendatang. “Ia bang, kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polda Metro Jaya terkait aksi lanjutan di kantor KPK RI,” terang Sukri Sitorus ke awak media.

Sukri juga membeberkan bahwa aksi ini dilakaukan sebagai bentuk dukungan kepada pihak penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi sistemik dan terencana di tubuh Balai Teknik Perkereta Apian Kelas 1 Medan.

“Kasus ini harus di kupas tuntas oleh KPK, Jangan ada intervensi dari pihak mana pun, KPK harus berani membuka kasus ini dengan terang benderang, kami menduga adanya konspirasi jahat yang terstruktur, terencana, serta masif,” tegasnya.

Gayung bersambut disampaikan Koordinator Nasional AMPPUH Novrizal Taufan Nur, bahwa ia juga meminta KPK RI untuk melakukan investigasi fisik dan administratif, serta melakukan audit menyeluruh.

“Proyek milliaran ini diduga asal jadi, dan terindikasi adanya manipulasi berkas dan disinyalir tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” sebutnya.

Ia juga mendesak KPK RI untuk membongkar aktor intelektual dugaan korupsi proyek tahun 2024 ini, karena, Noprizal mengklaim pihaknya menemukan keretakan cor beton pada sisi dinding penahan jembatan, dan bahan yang digunakan tidak sesuai ketentuan.

“Padahal proyek ini masih baru, tapi sudah ada kerusakan dan keretakan, yang kami nilai adanya ketidak sesuaian perencanaan dan terindikasi mark up,” cetusnya dengan tegas.

Noprizal berharap, atas temuan timnya bisa dijadikan pintu masuk KPK RI untuk mengusut tuntas dugaan korupsi. “Ini proyek miliaran, KPK harus mampu mewujudkan asta cita Preaiden Prabowo dalam pemberantasan Korupsi, usut dan tangkap pemainnya,” pungkasnya mengakhiri. (Imam S)

Facebook Comments Box

Comments are closed.

Baca Juga

LPA Deli Serdang Apresiasi Respons Cepat Dan Pelayanan Prima LPSK RI dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak

3 Sep 2026 - 17:07 WIB

LPA Deli Serdang Apresiasi Respons Cepat Dan Pelayanan Prima LPSK RI dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak

KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK TERIMA PENGADUAN ORANG TUA MURID TK DAN SD ISLAM PEMBANGUNAN PAMULANG, DORONG PERLINDUNGAN ANAK JADI PERHATIAN NASIONAL

2 Sep 2026 - 16:34 WIB

KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK TERIMA PENGADUAN ORANG TUA MURID TK DAN SD ISLAM PEMBANGUNAN PAMULANG, DORONG PERLINDUNGAN ANAK JADI PERHATIAN NASIONAL

Komnas PA Diwakili LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan Asal Dairi di RS Haji Medan

29 Aug 2026 - 03:01 WIB

Komnas PA Diwakili LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan Asal Dairi di RS Haji Medan

Maulid Nabi SAW Desa Sambirejo Timur Dihadiri LPA Deli Serdang: Cinta Rasulullah, Jangan Sakiti Dan Rundung Teman

26 Aug 2026 - 14:26 WIB

Maulid Nabi SAW Desa Sambirejo Timur Dihadiri LPA Deli Serdang: Cinta Rasulullah, Jangan Sakiti Dan Rundung Teman

LPA Deli Serdang Apresiasi Lomba Kemerdekaan Rumah Qur’an Al Ramadhan

19 Aug 2026 - 14:26 WIB

LPA Deli Serdang Apresiasi Lomba Kemerdekaan Rumah Qur’an Al Ramadhan
Trending on Headline