Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Kejaksaan

Kejari Langkat Tetapkan Eks Kadisdik dan Kasi Sapras Sebagai Tersangka

badge-check


					Kejari Langkat Tetapkan Eks Kadisdik dan Kasi Sapras Sebagai Tersangka Perbesar

Terkait Kasus Pengadaan Smartboard Di Langkat Kejari Tetapkan Eks Kadisdik SA dan Kasi Sapras Tersangka

Langkat-Kompasnusa.Net|| Terkait kasus pengadaan Smartboard di Kabupaten Langkat tahun anggaran 2024 senilai Rp 49,9 miliar, Kejaksaan Negeri Langkat (Kejari) menetapkan dua tersangka, yakni, Eks Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) SA dan Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana (Sarpras) S.

Penyidik ​​​​menambahkan kerugian negara pada pengadaan Smartboard dengan perkiraan Rp 20 miliar.

Hal ini itu dipaparkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat Asbach SH didampingi Kasi Intel Kejari Langkat Ika Lius Nardo dan Kasi Pidsus Rizki Ramdhani dalam konferensi pers yang digelar di aula Kejari Langkat, Rabu (26/11/25) sore.

“SA dan S, ditetapkan sebagai tersangka setelah serangkaian proses penyelidikan hingga penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik,” ujar Asbach, SH.

“Setelah melalui proses penyidikan pada kasus pengadaan Smartboard (papan pintar) diperoleh kesimpulan bahwa penyidikan yang dimaksud telah memenuhi kurang dari dua alat bukti yang sah. Tim menetapkan dua tersangka yaitu SA, selaku Kepala Dinas Pendidikan tahun 2024 yang juga merangkap sebagai PPK kegiatan pengadaan Smartboard. Kedua, tersangka S, selaku Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, tahun 2024,”sambungnya.

Asbach, SH menjelaskan, 312 unit smartbord ditenderkan oleh Dinas Pendidikan untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Langkat pada 12 September 2024.

Kemudian, peran SA menentukan perusahaan sebagai pemenang atau penyedia dalam proyek puluhan miliar tersebut.

“Tersangka SA sebelumnya menentukan perusahaan yang dipilih untuk pengadaan smartbord. Selanjutnya tersangka SA mempercayakan pengadaan smartbord kepada tersangka S,” ucap Asbach, SH.

“Sehingga, kata Asbach, SH, S melakukan pengapload-an dan dokumen SIRUP untuk pengadaan smartbord dengan menunjuk merk tertentu, Viewsonic/ViewBoard VS18472 ukuran 75 inci” dengan harga Rp 158 juta ditambah biaya pengiriman sebesar Rp 620 juta,” sambungnya.

Ia menambahkan, SA menunjuk PT Gunung Emas Ekaputra serta PT Global Harapan Nawasena sebagai penyedia dalam pengadaan smartbord tersebut.

Sementara itu, masih kata Asbach, SH, tersangka peran S, mengikuti perintah SA untuk mendaftar ke e-katalog.

“Tersangka S melakukan pendaftaran akun e-katalog milik SA. Dan yang melakukan pengklikan pada e-katalog untuk memilih PT GEE dan PT GHN adalah tersangka S, yang juga diketahui oleh tersangka SA,” ujar Asbach.

Pengadaan smartbord juga terjadi negosiasi antara penyedia dan Dinas Pendidikan Langkat hanya dalam satu hari. Lalu disepakati harga belanja per unit sebesar Rp. 158 juta.

“Pada proses pengadaan smartbord, terjadi beberapa kali negosiasi antara penyedia dengan Disdik Langkat, dimana negosiasi hanya terjadi satu hari saja. Dan negosiasi dilakukan agar seolah-olah tidak ada persekongkolan,” sebut Kejari Langkat.

Namun faktanya yang diungkapkan Kejari Langkat, terjadi persekongkolan jahat.

“Kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001,” imbuhnya. (Tp110)

Facebook Comments Box

Baca Juga

Tanggapi Pertamina Sumbagut, Formappel’RI : “Masyarakat Butuh Kepastian Pasokan, Bukan Sekadar Imbauan”

14 July 2026 - 14:25 WIB

Perkuat Sinergitas Kelembagaan, Pelindo Regional 1 Kunjungi Kejati Sumut 

14 July 2026 - 10:19 WIB

Imigrasi Terima Permohonan Pencekalan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri

13 July 2026 - 04:37 WIB

Bupati Batu Bara Kunjungi Perkemahan Kontingen Kwarcab Batu Bara di Jamda Sumut 2026

11 July 2026 - 02:43 WIB

Enam Warga Deli Serdang Diduga Dibawa Paksa BKO dan Security

11 July 2026 - 01:26 WIB

Trending on News