Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

Blackout Lumpuhkan Sumatera, Formappel’RI: Copot Dirut dan GM PLN UID Sumut, Jangan Rakyat Terus Jadi Korban!

badge-check


					Blackout Lumpuhkan Sumatera, Formappel’RI: Copot Dirut dan GM PLN UID Sumut, Jangan Rakyat Terus Jadi Korban! Perbesar

SUMUT – Kompasnusa.net//
Padamnya listrik massal yang melumpuhkan hampir seluruh wilayah Sumatera menuai kemarahan publik. Ketua Umum Formappel’RI, R Anggi Syahputra, melontarkan kritik keras terhadap jajaran PT PLN (Persero) dan menilai alasan gangguan akibat petir maupun pohon tumbang hanyalah dalih klasik untuk menutupi lemahnya antisipasi serta buruknya pengawasan sistem kelistrikan.

Menurut Anggi, blackout berskala besar yang membuat Sumatera gelap gulita bukan lagi sekadar gangguan teknis biasa, melainkan bukti nyata rapuhnya sistem kelistrikan nasional yang seharusnya menjadi tanggung jawab penuh PLN.

“Kalau hanya karena petir dan pohon lalu listrik satu Sumatera lumpuh, ini bukan sekadar gangguan. Ini alarm keras bahwa sistem PLN rapuh dan gagal diantisipasi. Rakyat tidak butuh alasan klasik, rakyat butuh listrik yang stabil!” tegasnya.

Ia bahkan secara terang-terangan menilai General Manager PLN UID Sumut tidak layak mempertahankan jabatan karena dianggap gagal menangani krisis yang berdampak luas terhadap masyarakat.

“Blackout ini melumpuhkan aktivitas masyarakat, rumah sakit, usaha kecil, jaringan komunikasi hingga pelayanan publik. Kalau pimpinan tidak mampu menjamin pelayanan dasar, untuk apa dipertahankan?” sindirnya tajam.

Anggi menyebut rakyat lagi-lagi dipaksa menanggung dampak dari buruknya manajemen dan lemahnya kesiapsiagaan PLN. Pedagang merugi, aktivitas ekonomi lumpuh, jaringan internet terganggu, sementara masyarakat hanya disuguhi penjelasan teknis yang terus berulang setiap kali pemadaman besar terjadi.

“Jangan jadikan petir dan pohon sebagai tameng. Yang rakyat lihat adalah listrik mati total dan aktivitas lumpuh. Ini soal kompetensi dan tanggung jawab,” katanya.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap jaringan transmisi utama SUTET 275 kV yang disebut sebagai tulang punggung interkoneksi Sumatera. Menurutnya, lumpuhnya jalur vital akibat gangguan yang seharusnya bisa diantisipasi menunjukkan adanya kelalaian serius dalam sistem pengawasan dan perawatan jaringan.

“Kalau infrastruktur vital bisa tumbang karena gangguan yang mestinya bisa dicegah, berarti ada yang tidak beres di tubuh PLN. Jangan sampai rakyat terus dijadikan korban dari buruknya manajemen,” ujarnya.

Karena itu, Anggi mendesak Prabowo Subianto untuk segera melakukan audit sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan PLN yang dikendalikan Darmawan Prasodjo sekaligus mencopot GM UID Sumut yang dinilai gagal menjaga stabilitas pasokan listrik di Sumatera.

“Rakyat berhak mendapatkan pelayanan listrik yang profesional, bukan blackout massal yang terus berulang. Evaluasi total harus dilakukan sekarang juga. Kalau kinerja terus seperti ini, rakyat hanya akan semakin lelah menjadi korban kelalaian PLN,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Baca Juga

Pelindo Regional 1 Sukses Gelar Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026 di Medan

14 August 2026 - 03:42 WIB

Wakil Bupati Batu Bara Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027, Fokus Pada Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

14 August 2026 - 03:29 WIB

Alarm Keamanan Pangan: Dugaan Keracunan Massal Usai Santap MBG di SMAN 1 Berastagi

14 August 2026 - 03:27 WIB

Julianty Bantah Gunakan Sertifikat Palsu dalam Gugatan di PN Tanjung Balai

13 August 2026 - 13:37 WIB

Diiming-iming Keuntungan dari Proyek, Uang Ratusan Juta Warga Bubun Digondol AR

12 August 2026 - 13:26 WIB

Trending on News