Batu bara//Kompasnusa.net
Perhelatan budaya tahunan bertajuk Karisma Event Nusantara (KEN) Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII Tahun 2026 terus memikat perhatian masyarakat luas. Mengambil latar situs sejarah Istana Niat Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, rangkaian acara ini berhasil menyatukan nilai tradisi Melayu, kreativitas pemuda, dan potensi ekonomi kreatif daerah.
Memasuki hari keempat penyelenggaraannya pada Rabu (14/10/2026), panggung utama di penuhi keindahan seni pertunjukan melalui Lomba Tari Zapin Kreasi. Sebanyak 20 kelompok tari dari kategori remaja hingga dewasa bersaing ketat menampilkan ketepatan gerak, irama, dan variasi koreografi modern tanpa meninggalkan akar tradisi Melayu pesisir. Penampilan para peserta tak hanya dinilai oleh dewan juri untuk memperebutkan posisi 10 besar hingga babak puncak di malam hari, tetapi juga memicu decak kagum dari ribuan penonton yang memenuhi arena pertunjukan.

Dukungan masyarakat Sumatera Utara terlihat jelas dari riuhnya suasana pelataran Istana Niat Lima Laras. Warga mengapresiasi tinggi konsistensi ajang ini dalam menghidupkan kembali minat generasi muda terhadap seni budaya warisan leluhur.
“Penampilan Zapin Kreasi dari para peserta sangat luar biasa. Paduan busana khas Melayu yang megah serta kelincahan gerak para penari membuat suasana festival ini begitu hidup dan membanggakan,” ungkap salah seorang pengunjung di lokasi acara.
Melanjutkan kesuksesan hari-hari sebelumnya, panitia penyelenggara secara terbuka mengundang seluruh masyarakat Batu Bara dan Sumatera Utara untuk menghadiri agenda Hari Ke-5 yang digelar pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Pada hari ke Lima ini, Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII menghadirkan variasi kegiatan yang berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif dan kuliner khas daerah:
Open Battle Coffee Tanah Bertuah 2026: Hasil kolaborasi antara Batu Bara Coffee Industry Community dan Komunitas Batu Bara Bertanjak sebagai wadah unjuk keahlian para barista serta penggiat kopi lokal.
Lomba Nasi Berjombo: Ajang kompetisi penyajian kuliner khas tradisional yang kaya akan nilai kearifan lokal.
Pertunjukan Seni Dobus Kombang Bungo: Atraksi kesenian tradisional yang siap menyemarakkan panggung hiburan.
Suksesnya penyelenggaraan KEN Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII ini turut didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesia Raya, LPDP, serta program Wonderful Indonesia. Sinergi ini mempertegas komitmen bersama dalam menjadikan kebudayaan sebagai pilar utama pariwisata dan penguat identitas nasional.
Selain itu, keterlibatan berbagai pihak sponsor—seperti PT Inalum, PNM, Bank Sumut, Indonesia Aluminium Alloy, dan Smartfren—serta kolaborasi puluhan organisasi dan media mitra daerah membuktikan bahwa Gebyar Batu Bara Bertanjak telah berkembang menjadi salah satu destinasi event kebudayaan unggulan di Sumatera Utara. (Umarul)





















