Tragis! Bayi Usia 3 Minggu di Batang Kuis Meninggal, Diduga Jadi Korban Kekerasan Orang Tua
DELI SERDANG//kompasnusa.net – Warga Kecamatan Batang Kuis digegerkan dengan peristiwa meninggalnya seorang bayi perempuan berusia 3 minggu yang diduga menjadi korban kekerasan oleh orang tuanya sendiri, Kamis (30/4/2026).
Peristiwa yang memilukan ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di Gang Datuk Ar-Rasyid, Dusun III, Desa Batang Kuis Pekan.
Korban diketahui bernama Raisya, bayi perempuan yang baru lahir pada tanggal 7 April 2026. Kematian korban pertama kali diketahui setelah kedua orang tuanya mendatangi rumah tetangga dalam kondisi panik.
Salah seorang Saksi, Sari Rika (29), mengungkapkan bahwa orang tua korban datang sambil menangis dan mengatakan bayi mereka sudah tidak bergerak.
“Orang tuanya datang panik, bilang anaknya sudah tidak bergerak. Saya sarankan segera dibawa ke Puskesmas,” ujar Saksi.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Batang Kuis dan diperiksa oleh dokter jaga. Namun, setibanya di sana, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Rencananya, jenazah bayi tersebut akan segera dimakamkan. Namun, pihak Puskesmas yang mengemukakan adanya tanda-tanda kekerasan langsung menghubungi pihak kepolisian.
Sekitar pukul 14.00 WIB, personel Polsek Batang Kuis mendatangi lokasi dan meminta agar proses pemakaman ditunda menunggu tim Inafis dan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dari Polresta Deli Serdang.
Hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis menemukan adanya dugaan tanda kekerasan pada tubuh korban. Ditemukan luka memar di sekitar hidung serta bekas luka di punggung yang diduga akibat cubitan.
Selanjutnya sekitar pukul 16.00 WIB, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematiannya.
Sementara itu, kedua orang tua korban langsung diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh unit PPA Polresta Deli Serdang.
Ketahuilah, pasangan tersebut merupakan pendatang yang menyewa rumah di lokasi kejadian dan tidak memiliki identitas resmi. Dari pengakuan sementara, mereka berasal dari wilayah Belilas, Pekanbaru, Riau.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengamanan pelaku tak terduga. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menambah panjang kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayah Deli Serdang dan menjadi perhatian serius berbagai pihak.
(R lubis)






