Menu

Dark Mode
Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial Mts Al Washliyah Tanjung Morawa Peringati HUT AW ke-95 Bupati Deli Serdang Serahkan Aset CSR PT Evergreen kepada Yayasan SD Pelita Dalu

Organisasi

DPP GARANSI dan AMPPUH Dorong KPK RI Usut Pemagaran Lapangan Sampali

badge-check


					DPP GARANSI dan AMPPUH Dorong KPK RI Usut Pemagaran Lapangan Sampali Perbesar

Jakarta-Kompasnusa.net// Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk mengusut tuntas aktor di balik pemagaran Lapangan Bola Sampali. Lapangan tersebut terletak di Dusun X, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Para demonstran menduga pemagaran tanah milik PTPN 1 tersebut melibatkan konspirasi antara oknum pejabat PTPN 1 dengan mafia tanah. “Usut dan periksa seluruh pejabat PTPN 1 yang diduga terlibat dengan mafia tanah,” tegas Koordinator Nasional AMPPUH, Noprizal Taufan Nur, saat berorasi di depan Kantor KPK RI, Kamis (13/11/2025).

Noprizal menambahkan, pemagaran Lapangan Sampali menggunakan panel beton secara permanen mengindikasikan keterlibatan mafia. “Tidak mungkin orang biasa mampu membiayai pemagaran lapangan Sampali ini. Pasti ada mafia tanah yang bermain,” ujarnya.

Ketua Umum DPP GARANSI, Sukri Soleh Sitorus, menekankan bahwa persoalan ini harus diusut tuntas. Ia juga meminta KPK RI untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan penelusuran mendalam. “KPK harus jemput bola, usut aktor intelektual di balik pemagaran Lapangan Sampali,” pintanya.

Sukri menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan mafia tanah. Menurutnya, negara hadir untuk melindungi rakyat dan menegakkan hukum yang berkeadilan. “Tangkap pemainnya!” serunya.

Setelah satu jam berorasi, aspirasi pengunjuk rasa ditanggapi oleh Biro Humas KPK RI, Suhendar. Ia menyampaikan terima kasih kepada massa aksi DPP GARANSI dan AMPPUH atas informasi yang telah disampaikan terkait pemagaran Lapangan Sampali.

Suhendar menjelaskan bahwa KPK sangat berhati-hati dalam setiap penegakan hukum dan harus memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kami dalam menindak setiap perkara kasus selalu berhati-hati dan harus didasari hukum yang jelas, data dokumen yang memadai, serta bukti-bukti yang cukup sebelum melakukan tindakan,” terangnya.

Ia juga menyarankan agar DPP GARANSI dan AMPPUH menyampaikan data pendukung atau bukti yang mereka miliki kepada KPK. “Kami membutuhkan data-data pendukung sebagai dasar kami untuk bergerak, menindaklanjuti setiap aduan yang masuk, untuk memastikan kebenarannya dan kecukupan data pendukungnya,” jelas Suhendar.

Menanggapi penjelasan tersebut, DPP GARANSI dan AMPPUH berkomitmen untuk memenuhi dan menyampaikan data serta bukti yang mereka miliki kepada KPK dalam waktu dekat. “Kami siap bermitra dengan KPK untuk mengusut persoalan ini,” pungkas Sukri. (Imam S)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

LSM GAMPKER dan TUMPAS Geruduk Kantor Kacabdis Wilayah V dan Kejaksaan Negeri Asahan

30 January 2026 - 15:08 WIB

AMPERA Akan Aksi Desak Kajari Usut Perbup BKK Pojok Baca Digital, Bupati Diminta Bertanggung Jawab

30 January 2026 - 10:21 WIB

Listrik Padam, Kawanan Maling Gasak Kabel Travo

30 January 2026 - 03:15 WIB

Dugaan Pungli Pendamping Desa Disorot, Kejatisu Diminta Bangun dari Tidur Panjang

29 January 2026 - 08:00 WIB

Lapas Pancur Batu Jalin Kerjasama Pendidikan Kesetaraan dan Pendidikan Khusus Bersama PKBM Samera Indonesia

27 January 2026 - 08:04 WIB

Trending on Lapas