Menu

Dark Mode
Pelajar MAS Alwashliyah Binjai Serbangan Raih Juara Umum Duta Pelajar Sumut 2025 Komite Sekolah SMAK laraga Roi-roi Minta Yayasan Keluarkan SK Guru Pelindo Regional 1 Bersama Baznas Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Sumber Daya Lokal Selamatkan Anak Bangsa, Kalapas Labuhan Ruku Sosialisasi Bahaya Narkoba di Dunia Pendidikan Turnamen Sepak Bola Antar Pesantren Meriahkan Hari Santri Nasional 2025

Organisasi

DPP GARANSI dan AMPPUH Dorong KPK RI Usut Pemagaran Lapangan Sampali

badge-check


					DPP GARANSI dan AMPPUH Dorong KPK RI Usut Pemagaran Lapangan Sampali Perbesar

Jakarta-Kompasnusa.net// Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk mengusut tuntas aktor di balik pemagaran Lapangan Bola Sampali. Lapangan tersebut terletak di Dusun X, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Para demonstran menduga pemagaran tanah milik PTPN 1 tersebut melibatkan konspirasi antara oknum pejabat PTPN 1 dengan mafia tanah. “Usut dan periksa seluruh pejabat PTPN 1 yang diduga terlibat dengan mafia tanah,” tegas Koordinator Nasional AMPPUH, Noprizal Taufan Nur, saat berorasi di depan Kantor KPK RI, Kamis (13/11/2025).

Noprizal menambahkan, pemagaran Lapangan Sampali menggunakan panel beton secara permanen mengindikasikan keterlibatan mafia. “Tidak mungkin orang biasa mampu membiayai pemagaran lapangan Sampali ini. Pasti ada mafia tanah yang bermain,” ujarnya.

Ketua Umum DPP GARANSI, Sukri Soleh Sitorus, menekankan bahwa persoalan ini harus diusut tuntas. Ia juga meminta KPK RI untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan penelusuran mendalam. “KPK harus jemput bola, usut aktor intelektual di balik pemagaran Lapangan Sampali,” pintanya.

Sukri menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan mafia tanah. Menurutnya, negara hadir untuk melindungi rakyat dan menegakkan hukum yang berkeadilan. “Tangkap pemainnya!” serunya.

Setelah satu jam berorasi, aspirasi pengunjuk rasa ditanggapi oleh Biro Humas KPK RI, Suhendar. Ia menyampaikan terima kasih kepada massa aksi DPP GARANSI dan AMPPUH atas informasi yang telah disampaikan terkait pemagaran Lapangan Sampali.

Suhendar menjelaskan bahwa KPK sangat berhati-hati dalam setiap penegakan hukum dan harus memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kami dalam menindak setiap perkara kasus selalu berhati-hati dan harus didasari hukum yang jelas, data dokumen yang memadai, serta bukti-bukti yang cukup sebelum melakukan tindakan,” terangnya.

Ia juga menyarankan agar DPP GARANSI dan AMPPUH menyampaikan data pendukung atau bukti yang mereka miliki kepada KPK. “Kami membutuhkan data-data pendukung sebagai dasar kami untuk bergerak, menindaklanjuti setiap aduan yang masuk, untuk memastikan kebenarannya dan kecukupan data pendukungnya,” jelas Suhendar.

Menanggapi penjelasan tersebut, DPP GARANSI dan AMPPUH berkomitmen untuk memenuhi dan menyampaikan data serta bukti yang mereka miliki kepada KPK dalam waktu dekat. “Kami siap bermitra dengan KPK untuk mengusut persoalan ini,” pungkas Sukri. (Imam S)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tertimbun Kayu 10 Meter, Desa Sekumur Meminta ‘Obat Hati’ dari Ustaz Gondrong Medan

15 December 2025 - 11:40 WIB

Remaja Desa Pasar VI Kualanamu Antusias Ikuti Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas: Belajar Sambil Seru

13 December 2025 - 16:34 WIB

Forum Anak Desa Resmi Dibentuk, Komitmen Pasar VI Kualanamu Wujudkan Desa Layak Anak

13 December 2025 - 16:25 WIB

AKSI NYATA MUHAMMADIYAH: Bantuan Kemanusiaan dari Muhammadiyah Tanjung Sari Medan Menembus Keprihatinan Aceh Tamiang.

13 December 2025 - 15:40 WIB

PP HIMMAH Apresiasi Respons Cepat Presiden Prabowo Tangani Bencana di Sumatera

2 December 2025 - 12:05 WIB

Trending on News