DELI SERDANG | KOMPASNUSA.NET — Seorang pria berusia 64 tahun, Jhon Priet Sinambela, ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan KH. Agus Salim, Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Pakam III, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (17/9/2026) pagi.
Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Tanjung Morawa dan lahir di Perbaungan pada 20 Oktober 1961.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban dalam beberapa waktu terakhir mengalami gangguan kesehatan. Dalam kondisi tersebut, korban disebut sempat menjalani perawatan di sebuah rumah singgah selama kurang lebih empat bulan sebelum kemudian dikembalikan ke rumah orang tuanya.
Namun, sekitar dua bulan terakhir, korban diketahui berpindah-pindah tempat dan kerap berada di depan rumah-rumah warga di sekitar Jalan KH. Agus Salim.
Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditemukan telah meninggal dunia di samping rumah orang tuanya.
Mengetahui kejadian tersebut, Pemerintah Kelurahan Lubuk Pakam III bersama Polsek Lubuk Pakam, Tim Inafis Polresta Deli Serdang dan PSC 112 langsung melakukan penanganan di lokasi.
Proses penanganan juga dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, khususnya dalam melakukan komunikasi dengan pihak keluarga terkait proses pemakaman korban.
Warga Turut Bantu Proses Pemakaman
Dalam proses selanjutnya, Pemerintah Kelurahan bersama masyarakat melakukan koordinasi hingga keluarga bersedia memakamkan almarhum di Tanah Wakaf Kampung Bersama, Kelurahan Cemara.
Kepedulian masyarakat juga terlihat dalam proses tersebut. Warga secara sukarela membantu menyediakan peti mati serta berbagai kebutuhan pemakaman lainnya.
Tim Polsek Lubuk Pakam dan Inafis kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 09.55 WIB setelah proses penanganan di tempat kejadian selesai.
Pemakaman korban direncanakan dilaksanakan pada hari yang sama di Tanah Wakaf Kampung Bersama, Kelurahan Cemara.
Perlu Perhatian untuk Warga Rentan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian bersama terhadap warga dalam kondisi rentan, termasuk warga yang terlantar atau membutuhkan pendampingan sosial dan kesehatan.
Sinergi pemerintah kelurahan, kepolisian, tenaga kesehatan, keluarga dan masyarakat dinilai penting agar warga yang berada dalam kondisi tersebut dapat memperoleh penanganan yang layak.
Hingga proses penanganan selesai, situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan kondusif.
(Redaksi)






















