Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Opini

Polisi Dinilai Gagal Ungkap Pencurian di Rumah Bendahara IWO Batubara

badge-check


					Polisi Dinilai Gagal Ungkap Pencurian di Rumah Bendahara IWO Batubara Perbesar

Laporan Sudah Masuk, Hasil Nol! Polisi Dinilai Gagal Ungkap Pencurian di Rumah Bendahara IWO Batubara

BATU BARA // KOMPASNUSA.net —
Sudah hampir dua bulan berlalu, namun kasus pembobolan dan pencurian di rumah Bendahara Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batubara, Supriadi (60), seolah “hilang arah” tanpa kejelasan. Aparat penegak hukum pun mulai disorot, bahkan dinilai gagal memberikan kepastian hukum bagi korban.

Peristiwa pencurian tersebut telah resmi dilaporkan ke Polres Batubara melalui SPKT pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, dengan nomor laporan LP/B/51/II/2026/SPKT/Polres Batubara/Polda Sumatera Utara. Namun hingga kini, progres penanganannya terkesan jalan di tempat tanpa hasil nyata.

Supriadi menjelaskan, aksi pencurian terjadi pada Selasa dini hari (10/2/2026), saat dirinya bersama istri sedang bermalam di rumah lain di Desa Mangkal Baru. Ironisnya, di saat rumah kosong itulah pelaku dengan leluasa beraksi.

“Begitu kami pulang sekitar pukul 08.00 WIB, jerjak jendela dapur sudah dibongkar. Masuk ke dalam, rumah sudah porak-poranda. Banyak barang hilang,” ungkap Supriadi, Selasa (31/3/2026).

Barang-barang yang digondol pelaku bukan jumlah kecil, mulai dari laptop, komputer, surat tanah, koper berisi pakaian, peralatan salon, tabung gas hingga kipas angin. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Namun sayangnya, hingga kini korban hanya disuguhi janji dan proses “lidik” yang tak kunjung berujung.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Ipda Ade Sundoko Masry menyebut kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan mengarah pada seorang terduga berinisial P. Bahkan, tim sempat melakukan pengejaran ke Tanah Karo, namun hasilnya nihil.

“Kita dapat informasi pelaku di Tanah Karo, tapi setelah dicek, yang ada di sana keluarganya, bukan P,” ujarnya.

Pernyataan ini justru menambah tanda tanya besar: seberapa serius dan tajam sebenarnya penyelidikan yang dilakukan?

Ketua IWO Kabupaten Batubara, Darmansyah atau yang akrab disapa Darman, tak bisa lagi menahan kritik keras. Ia menilai mandeknya berbagai kasus pencurian menjadi cermin lemahnya cengkeraman hukum di wilayah tersebut.

“Banyak kasus pencurian yang tidak terungkap. Ini menunjukkan lemahnya kinerja Polres Batubara, khususnya Satreskrim. Jangan sampai masyarakat menilai hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” sindirnya keras.

Darman juga mendesak agar aparat segera bertindak nyata, bukan sekadar menyampaikan alasan klasik.

“Kami mendesak pelaku segera ditangkap dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ini bukan pencurian biasa, dilakukan malam hari, dengan perusakan dan perencanaan.
Ancamannya jelas, hingga 9 tahun penjara,” tegasnya.

Lebih jauh, ia juga menyinggung dugaan keterkaitan maraknya pencurian dengan peredaran narkoba jenis sabu yang dinilai kian bebas di wilayah tersebut.

“Kalau dibiarkan, ini jadi lingkaran setan. Narkoba jalan, kriminal meningkat. Lalu aparat ke mana?” tutupnya dengan nada tajam.

Kini, publik menunggu apakah aparat akan benar-benar bekerja membongkar kasus ini, atau kembali membiarkannya tenggelam seperti kasus-kasus lain yang tak pernah sampai ke meja hijau. (W.Ardiansyah)

Facebook Comments Box

Baca Juga

Trio Petinggi Polres Belawan Bungkam, Arena Judi Wandy di Marelan Diduga Kebal Hukum

12 April 2026 - 14:02 WIB

Jakarta Gelap Gulita, GM PLN UID Jaya Santai Bersepeda Pagi Hari

10 April 2026 - 13:02 WIB

Hukum Tak Berdaya, Kartel Sabu Kuasai Bandar Baru

9 April 2026 - 12:38 WIB

Diduga Langgar Etik ASN, Kasus Study Tour SD Negeri 105399 Kulasar Didorong Masuk Pemeriksaan Inspektorat

8 April 2026 - 15:17 WIB

Isu Menggulingkan Presiden Adalah Tindakan Nyata Makar, Tangkap Antek Asing

8 April 2026 - 11:41 WIB

Trending on Opini