Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Opini

BBM Langka, Formappel RI: Jika Ada Mafia Harus Diusut dan Audit Total

badge-check


					BBM Langka, Formappel RI: Jika Ada Mafia Harus Diusut dan Audit Total Perbesar

Kelangkaan BBM di Sumut, Formappel’RI: Jika Ada Mafia BBM Harus Diusut dan Diaudit Total!”

Medan – Kompasnusa.net!! Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara menuai kritik keras dari Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli dan Pemerhati Lingkungan Republik Indonesia (Formappel’RI), R. Anggi Syaputra.

Menurutnya, persoalan distribusi BBM yang berulang kali terjadi tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Masyarakat membutuhkan kepastian pasokan energi, bukan sekadar penjelasan atau imbauan setiap kali terjadi gangguan distribusi.

“Rakyat tidak boleh terus-menerus menjadi pihak yang menanggung dampaknya. Aktivitas ekonomi terganggu, masyarakat mengantre berjam-jam, sementara mereka berhak mendapatkan pelayanan yang baik. Pertamina harus memberikan penjelasan yang transparan mengenai penyebab sebenarnya,” tegas R. Anggi Syaputra.

Ia juga meminta aparat penegak hukum dan lembaga pengawas melakukan pendalaman apabila terdapat dugaan penyimpangan dalam tata kelola distribusi BBM.

“Apabila memang terdapat indikasi praktik mafia BBM atau penyimpangan dalam rantai distribusi di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, maka hal tersebut harus diusut secara tuntas sesuai hukum yang berlaku. Jika tidak ada, buktikan kepada publik melalui keterbukaan dan audit yang independen sehingga kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan,” ujarnya.

R. Anggi Syaputra menegaskan bahwa Formappel’RI mendukung langkah penegakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran, tanpa pandang bulu.

“Kami meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap sistem distribusi BBM, pengawasan stok, serta mekanisme penyaluran agar persoalan ini tidak terus berulang. Jangan sampai ada oknum yang mengambil keuntungan di tengah kesulitan masyarakat.”

Ia menambahkan, masyarakat Sumatera Utara membutuhkan kepastian bahwa distribusi BBM dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah BBM yang tersedia, distribusi yang lancar, dan kepastian bahwa tidak ada penyimpangan. Jangan biarkan rakyat terus menjadi korban. Jika ada pelanggaran, tindak tegas. Jika sistemnya bermasalah, segera benahi. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tutup R. Anggi Syaputra.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Ahmad Rezky Hasibuan Desak KPK Usut Dugaan Korupsi dan Nepotisme di Kabupaten Padang Lawas

7 July 2026 - 13:32 WIB

PP GP Al Washliyah Desak APH Bongkar Aliran Dana Kasus Wamen Imipas Silmy Karim

5 July 2026 - 06:38 WIB

Menteri ESDM, BIN dan Kejagung Harus Serius Selidiki Stok Batubara PLN, “Awas, Dirut PLN Itu Licik!”

28 June 2026 - 08:58 WIB

Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan

25 June 2026 - 17:26 WIB

Pernah terjaring Razia Narkoba H.Panguhum .Nst di angkat sebagai Sekda definitif pemkab Padang lawas

24 June 2026 - 15:47 WIB

Trending on Opini