Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Nelayan Tradisional Pantai Labu Ditangkap Maritim Malaysia, Keluarga Berharap Bantuan Pemerintah

badge-check

Nelayan Tradisional Pantai Labu Ditangkap Maritim Malaysia, Keluarga Berharap Bantuan Pemerintah Perbesar

Deli Serdang – Kompasnusa.net// Kabar memprihatinkan datang dari tiga desa di Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang. Enam nelayan tradisional dilaporkan ditangkap oleh aparat kepolisian Maritim Malaysia pada Sabtu 17 Januari 2026 dini hari, sekitar pukul 00.30 waktu setempat. Mereka diduga melakukan penangkapan ikan di perairan Pulau Penang, Malaysia.

Informasi penangkapan ini diterima oleh keluarga nelayan pada hari yang sama sekitar pukul 10.30 WIB, melalui sambungan telepon dari Dian, tekong kapal, kepada keluarganya di Desa Paluh Sibaji. Keluarga nelayan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Sekretariat Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kecamatan Pantai Labu pada Minggu 18 Januari 2026 sore. Laporan tersebut telah diteruskan ke Dinas Perikanan setempat.

Menurut informasi yang dihimpun, para nelayan berangkat melaut kapal dari tangkahan pada Selasa malam menuju Rabu dini hari. Mereka ditangkap saat dalam perjalanan pulang setelah mencari ikan di wilayah perairan yang berbatasan antara Indonesia dan Malaysia, tepatnya di sekitar Perairan Pulau Penang, Malaysia.

Yakni identitas nelayan yang ditangkap, Dian (44) Tekong, Warga Dusun IV Desa Paluh Sibaji, Habi Rian (16) ABK, Warga Dusun IV Desa Paluh Sibaji, Hamdan (37), ABK, warga Dusun IV Desa Paluh Sibaji, Rio (22) ABK, warga Dusun IV Desa Paluh Sibaji, Udin (45) ABK, warga Dusun III Desa Sarang Burung dan Didi Aswadi (25) Kapal Pemilik, warga Dusun I Desa Rugemuk.

Kepala Desa Paluh Sibaji, Nasri, membenarkan informasi penangkapan tersebut. Pihaknya juga menyampaikan bahwa pendataan awal terhadap penangkapan nelayan telah dilakukan oleh Pokmaswas Kecamatan Pantai Labu bersama Dinas Perikanan.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah dan pusat dapat memberikan bantuan dan pendampingan hukum kepada para nelayan kami. Mereka adalah tulang punggung keluarga dan mata pencaharian mereka sangat bergantung pada hasil laut,” ujar Nasri. Selasa (20/01/2026) Malam.

Kami berharap ada upaya diplomasi yang serius dari pemerintah Indonesia untuk membebaskan para nelayan secepatnya. Penangkapan ini menambah daftar panjang permasalahan yang dihadapi nelayan tradisional di wilayah Pantai Labu.

Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan memberikan sosialisasi yang lebih intensif kepada nelayan terkait batas-batas wilayah perairan yang diperbolehkan untuk melakukan penangkapan ikan, serta memberikan bantuan hukum dan perlindungan kepada nelayan yang menghadapi masalah di perairan internasional.Pungkasnya.@Yan

Facebook Comments Box

Comments are closed.

Baca Juga

Apresiasi Mediasi Dinas Pendidikan, LPA Dorong Pokja BSAN Perkuat Pencegahan Kekerasan Dan Pemulihan Anak Di Sekolah

9 Oct 2026 - 02:33 WIB

Apresiasi Mediasi Dinas Pendidikan, LPA Dorong Pokja BSAN Perkuat Pencegahan Kekerasan Dan Pemulihan Anak Di Sekolah

Kejari Tanjung Balai Musnahkan Barang Bukti Inkracht, Hampir 5 Kg Sabu dan Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan

9 Oct 2026 - 02:23 WIB

Kejari Tanjung Balai Musnahkan Barang Bukti Inkracht, Hampir 5 Kg Sabu dan Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan

Proyek Rehabilitasi Bendungan Desa Riegeb Pagu Rp3,27 Miliar Disorot, Material Diduga Berasal dari Galian C Tanpa Izin

8 Oct 2026 - 07:38 WIB

Proyek Rehabilitasi Bendungan Desa Riegeb Pagu Rp3,27 Miliar Disorot, Material Diduga Berasal dari Galian C Tanpa Izin

Kejati Sumut Buka Hotline Pengaduan Untuk Usut Korupsi Anggaran Sekolah

8 Oct 2026 - 01:19 WIB

Kejati Sumut Buka Hotline Pengaduan Untuk Usut Korupsi Anggaran Sekolah

Ratusan Anggota Sako Pramuka Alwasliyah Deli Serdang Siap Ikuti Kemsama 2026

7 Oct 2026 - 15:09 WIB

Ratusan Anggota Sako Pramuka Alwasliyah Deli Serdang Siap Ikuti Kemsama 2026
Trending on News