Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Headline

Jerit Tangis Pecah di Pantai Labu, Dua Bocah Tenggelam di Rawa Sawit, Satu Nyawa Melayang

badge-check


					Jerit Tangis Pecah di Pantai Labu, Dua Bocah Tenggelam di Rawa Sawit, Satu Nyawa Melayang Perbesar

Deli Serdang – Kompasnusa.net// Senin kelabu menyelimuti Desa Denai Sarang Burung, Pantai Labu. Dua bocah perempuan, Tiara (9) dan Widia (6), menjadi korban tragis saat bermain di sebuah rawa di tengah perkebunan sawit. Di tengah kepanikan dan upaya penyelamatan yang heroik, satu nyawa tak tertolong.

Menurut keterangan warga setempat, Joko, Peristiwa pilu ini terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 11.50 WIB. awalnya ada tiga anak yang bermain di sekitar rawa. Tiara dan Widia asyik berenang, sementara seorang teman mereka hanya melihat dari tepi.

Namun, kegembiraan itu berubah menjadi petaka. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba Tiara dan Widia tenggelam. Teman mereka yang tidak ikut berenang sontak panik dan berlari sekuat tenaga mencari pertolongan.

“Anak itu lari sambil teriak-teriak minta tolong. Dia langsung menuju kantor desa yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian,” ujar Joko.

Mendengar teriakan minta tolong, Kepala Desa Denai Sarang Burung, Katimin SE, beserta perangkat desa dan warga lainnya bergegas menuju lokasi kejadian. Tanpa ragu, mereka terjun ke dalam rawa dan mulai mencari kedua korban.

“Suasana sangat panik. Semua orang berusaha mencari anak-anak itu secepat mungkin,” ungkap seorang warga yang ikut dalam proses pencarian.

Setelah beberapa saat melakukan pencarian di tengah rawa yang keruh, akhirnya Tiara dan Widia berhasil ditemukan dan dievakuasi ke tepi. Warga kemudian memberikan pertolongan pertama seadanya sebelum membawa kedua korban ke Puskesmas Pantai Labu.

Namun, takdir berkata lain. Setibanya di puskesmas, petugas medis menyatakan bahwa Tiara telah meninggal dunia. Tangis histeris keluarga Tiara pecah di ruang pemeriksaan. Kehilangan mendalam terpancar dari wajah orang tua dan kerabat yang tak menyangka Tiara pergi secepat ini. Jenazah Tiara kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Sementara itu, Widia masih dalam kondisi kritis dan mendapatkan perawatan intensif di puskesmas.

Kepala Desa Denai Sarang Burung, Katimin SE, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia mengimbau kepada seluruh warga, terutama para orang tua, untuk lebih waspada dan mengawasi anak-anak mereka saat bermain di luar rumah.

“Saya sangat berduka atas kejadian ini. Semoga almarhumah Tiara mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, dan Widia segera pulih seperti sedia kala,” ujar Katimin.

Tragedi ini menjadi pukulan telak bagi masyarakat Desa Denai Sarang Burung. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli dan waspada terhadap keselamatan anak-anak di sekitar kita.@Yan

Facebook Comments Box

Baca Juga

CIPAYUNG PLUS DELI SERDANG KAWAL GAJI GURU PPPK: DESAK SINERGI EKSEKUTIF–LEGISLATIF REALISASIKAN RP2,5 JUTA

27 April 2026 - 16:58 WIB

Penculikan Anak di Deli Serdang: Alarm Keras Bagi Keluarga Dan Lingkungan Untuk Perkuat Perlindungan Anak

25 April 2026 - 14:55 WIB

Dari Rel ke Sel, Pengedar Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan

24 April 2026 - 01:10 WIB

Usai Geruduk DPRD, Ribuan Massa Terobos Masuk Area Kantor Bupati Langkat

21 April 2026 - 06:20 WIB

Tengah Malam! Aksi Begal di Batang Kuis Bikin Resah, Polisi Buru 3 Pelaku Tanpa Ampun

18 April 2026 - 16:11 WIB

Tengah malam
Trending on Headline