MEDAN — Kompasnusa.net// Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Khairum Siregar mengungkapkan bahwa Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak diduga gunakan media menjadi alat propaganda dan permalukan lembaga negara setelah beredarnya sejumlah berita yang terbit di akun resmi Instastory @polrestabes.medan yang mencampuri internal organisasi Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) dan personal oknum tertentu.
“Kinerja Kapolrestabes Medan seolah tak berkualitas, mungkin kurang baik lingkarannya. Akhiri sikap yang telalu narsistik membangun pencitraan yang berlebihan bahkan sampai menggunakan akun resmi kepolisian mengungkapkan sentimen terhadap gerakan mahasiswa soal pencopotannya,” ujar di Medan, Selasa (24/02).
Khairum menyampaikan dengan tegas untuk terus mendukung langkah HIMMAH Sumut mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto untuk mengeluarkan rekomendasi pencopotan Kapolrestabes Medan ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo serta bermohon perlindungan hukum kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Sudah selayaknya Kapolri mencopot Kapolrestabes Medan atas rekomendasi Kapolda Sumut. Segera mutasi yang bersangkutan, dan copot segera atau lebih baik tempatkan ke Yanma Mabes Polri bahkan persoalan ini perlu menjadi perhatian serius Komisi III DPR RI untuk segera memanggil yang bersangkutan” tegas Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara itu.
Menurutnya, gaya komunikasi perwira bunga melati tiga itu sangat kaku sehingga akun instagram yang seharusnya memberikan informasi dan edukasi terhadap masyarakat malah seolah menjadi tempat buzzer pemberitaan kasus yang sudah dihentikan penyidikannya bahkan urusan internal organisasi HIMMAH.
“Kami berharap kepada Kapolda Sumut untuk segera proses laporan kader dan pengurus HIMMAH di Ditreskrimum dan Bid Propam Polda Sumut yang mengalam dugaan tindakan represif anggota personil Polrestabes Medan yang saat unjuk rasa penuh dengan para perwira yang memantau dan mengamati demo pencopotan Kapolrestabes Medan, diantaranya Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Samapta, Kabag Ops hingga Kapolsek Medan Timur, serta sejumlah perwira pertama lainnya yang menjabat Kanit di Unit Intelkam,” pungkasnya mengakhiri.







