Menu

Dark Mode
HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern

Opini

Pers Pilar Demokrasi, Bukan Alat Politik atau Pesanan

badge-check


					Pers Pilar Demokrasi, Bukan Alat Politik atau Pesanan Perbesar

MEDAN // KOMPASNUSA.net-Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026, Pemimpin Redaksi Media Online Nasional Hendra Purwanto, menyampaikan refleksi mendalam mengenai peran strategis pers di tengah dinamika sosial, politik, dan perkembangan teknologi informasi yang kian pesat.

Menurut Hendra Purwanto, Hari Pers Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting bagi insan pers untuk melakukan introspeksi, memperkuat integritas, serta meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai jurnalistik yang berlandaskan kebenaran dan kepentingan publik.

“Pers memiliki tanggung jawab moral yang besar. Di tengah arus informasi yang deras, hoaks, dan kepentingan tertentu, pers harus tetap tegak lurus pada kebenaran, independen, serta berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Hendra dalam pernyataannya, Senin (9/2/2026).

Ia menegaskan, bahwa pers nasional saat ini menghadapi tantangan serius, mulai dari disrupsi digital, tekanan ekonomi media, hingga upaya-upaya yang dapat menggerus redaksi independensi.

Namun demikian, tantangan tersebut harus dijawab dengan profesionalisme, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

Sebagai media online nasional selanjutnya, Hendra berkomitmen untuk terus menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, serta menjadi kontrol sosial yang konstruktif untuk mencerminkan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat.

“HPN 2026 menjadi pengingat bahwa pers bukan alat kekuasaan, bukan pula corong kepentingan tertentu. Pers adalah pilar demokrasi yang harus berani bersuara, namun tetap beretika dan beradab,” tegasnya.

Hendra Purwanto juga mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk menjaga solidaritas, meningkatkan literasi media di tengah masyarakat, serta terus berinovasi tanpa meninggalkan jati diri jurnalistik.

Menutup pernyataannya, ia berharap Hari Pers Nasional 2026 dapat menjadi titik penguatan bagi pers Indonesia agar semakin dipercaya masyarakat dan mampu menjalankan fungsi sebagai penyampai informasi, pendidikan, serta pengawalan demokrasi di Tanah Air. (W.Ardiansyah)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Diduga Kebal Hukum, Gudang BBM di Jalan Damar Wulan Desa Sintis Beroperasi Siang Malam

9 March 2026 - 00:40 WIB

Diduga Terjadi Pungli di Lingkungan Dinas Pendidikan Labura

7 March 2026 - 10:58 WIB

Meritokrasi PLN Hancur Lebur Di Tangan Darmo dan Yusuf Didi

7 March 2026 - 10:38 WIB

Apreasasi Amankan 12 Excavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya

6 March 2026 - 09:35 WIB

Wapresma UMN Al Washliyah Ungkap Dugaan Kapolrestabes Medan Gunakan Media Jadi Alat Propaganda

24 February 2026 - 12:34 WIB

Trending on Opini