Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

Terkuak Omprengan Berulat, Pemkab Batu Bara dan Satgas MBG Diduga vTumpul dan Mandul

badge-check


					Terkuak Omprengan Berulat, Pemkab Batu Bara dan Satgas MBG Diduga vTumpul dan Mandul Perbesar

Usai Terkuak Omprengan Berulat, Pemkab Batu Bara Dan Satgas MBG Ternyata Tumpul dan Mandul

Batu Bara//Kompasnusa.net
Terkuak Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dasar yang berulat ternyata milik Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lingkungan III, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Selasa, (16/06/2026).

Dari pantauan awak media, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batu Bara, Syafrizal sekaligus sebagai Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara melakukan kunjungan ke dapur SPPG tersebut dan SD Swasta Yayasan Jabal Hindi yang merupakan korban makanan berulat.

Namun, hingga persoalan makanan berulat tersebut terungkap ke publik dan menjadi sorotan masyarakat, diduga terdapat pembiaran dalam pengawasan serta penanganan yang dilakukan pihak terkait hingga terkesan Tumpul dan Mandul.

Sikap ini juga dinilai lemah dan tidak tegas dalam menyikapi persoalan makanan berulat itu. Padahal, makanan yang seperti itu fatal, apalagi dikonsumsi anak-anak.

Masyarakat Labuhan Ruku, Mukmin bertanya serta menaruh kecurigaan terhadap efektivitas pengawasan program MBG di Kabupaten Batu Bara yang tidak bekerja secara efektif.

Bahkan masyarakat berharap, Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama Satgas MBG tidak hanya melakukan kunjungan yang terkesan hanya seremonial terkait program strategis presiden.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak sekolah, kok dapur MBG itu masih beroperasi ya, padahal Rombongan satgas sudah melakukan sidak, kami minta MBG itu ditutup permanen,” sebut Mukmin.

Dilansir dari akun Facebook resmi milik wakil Bupati Batu Bara @Syafrizal.SE,M.Ap membenarkan bahwa stok makanan di Dapur SPPG di Kelurahan Labuhan Ruku itu tidak layak untuk diolah menjadi makanan.

“Tim Satgas juga menemukan beberapa fasilitas yang belum memadai, stok bahan makanan yang tidak layak, serta pengelolaan limbah yang perlu dibenahi. Atas temuan tersebut, akan diberikan Surat Peringatan Pertama (SP-1) agar segera dilakukan perbaikan,” tulis Syafrizal dalam akunnya.

Selain itu, salah seorang Pengurus Yayasan Jabal Hindi, Mustafa membenarkan bahwa, MBG yang berulat seperti belatung menimpa yayasannya pada kelas III SD.

“Iya benar ada omprengan berulat yang diterima peserta didik kami di kelas III Sekolah Dasar,” sebutnya.

Dari itu, Mukmin dan sejumlah masyarakat ingatkan seluruh SPPG di Kabupaten Batu Bara lebih meningkatkan kebersihan dan ketelitian dalam bekerja agar tidak terjadi kejadian serupa. (tim)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Sat Lantas Polres Tanjung Balai Amankan Pawai Ta’aruf

16 June 2026 - 10:21 WIB

Kecamatan Tanjung Tiram Gelar Rapat Kamtibmas di Desa Suka Maju

16 June 2026 - 07:55 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polres Tanjung Balai Nilai Lomba Kampung Bebas Narkoba

15 June 2026 - 15:10 WIB

ASN Terduga Penganiaya Jurnalis tvOne di Tapsel Jadi Tersangka, Tidak Ditahan Karena Istri Perwira Polisi?

13 June 2026 - 14:35 WIB

Nyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu Berhasil Diamankan beserta Barang Bukti

13 June 2026 - 14:25 WIB

Trending on News