Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

Bupati Batu Bara H.Baharuddin Komitmen Perkuat Sektor Kelautan Dan Perikanan

badge-check


					Bupati Batu Bara H.Baharuddin Komitmen Perkuat Sektor Kelautan Dan Perikanan Perbesar

Bupati Batu Bara H.Baharuddin Komitmen Perkuat Sektor Kelautan Dan Perikanan

Batu Bara//Kompasnusa.net
Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah saat memimpin rapat koordinasi dan pemantauan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (4/6/2026).

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan koordinasi dan pemantauan Kampung Nelayan Merah Putih yang dihadiri oleh Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr. Ade Tajudin Setiawan, Inspektur II KKP Febry Budianto, Staff Ahli Menteri Bidang KNP Ir. Lutfi, Tim Jamintel Kejaksaan Agung Alamsyah, Tim BPKP Eko Cahyono, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut Imaida Noor Hasibuan, Kepala Perwakilan BPKP Sumut Farid Firman, Unsur Forkopimda dan Kepala OPD.

Pada kesempatan tersebut Bupati Baharuddin memaparkan besarnya potensi maritim Batu Bara dan mengusulkan sejumlah program prioritas guna meningkatkan kesejahteraan nelayan serta mempercepat pembangunan kawasan pesisir.

“Potensi perairan dan kelautan Kabupaten Baru Bara dengan garis panjang pantai 62 km, jumlah nelayan 11.521 dengan potensi sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya, sektor pengolahan dan pemasaran hasil perikanan,” papar Bupati Baharuddin.

Total produksi perikanan tangkap mencapai 53.231 ton pertahun 2025 yang 60% hasil tangkapan di kirim ke luar kota dan luar negeri dengan metode penangkapan ulama mayoritasnya adalah “One Day Fishing”.

Bupati Baharuddin juga menyampaikan bahwa hasil budidaya air payau seperti budidaya udang vaname dan ikan kerapu asal Kabupaten Batu Bara memiliki kualitas yang sangat bagus sehingga sering dikirim ke luar negeri serta adanya budidaya air laut yang didominasi budidaya kerang-kerangan dan kepah.

Bupati Baharuddin menyebut Selat Malaka di Batu Bara adalah Selat Hormusnya Indonesia.

“Selat disini bisa disebut Selat Hormusnya Indonesia karena selat yang sering dilewati kapal dan banyak proyek strategis nasional yang akan didirikan,” lanjut Bupati Baharuddin.

Dirinya mengusulkan program prioritas kepada KKP seperti pengerukan sedimentasi alur sungai dengan tujuan untuk memperlancar arus lalu lintas kapal nelayan.

Selanjutnya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebanyak 5 titik lokasi bertujuan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendukung usaha perikanan dan kesejahteraan nelayan. Pembangunan kampung budidaya tematik udang Vaname dan rumah pengering ikan asin dengan teknologi solar dryer dome.

Bupati Batu Bara juga menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan KNMP yang direncanakan berlangsung hingga tahun 2029. Program Presiden RI tersebut menargetkan pembangunan sebanyak 5.269 KNMP sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan pembangunan di berbagai daerah.

Mengingat Kabupaten Batu Bara memiliki panjang garis pantai sekitar 62 km, Bupati Baharuddin berharap agar sedikitnya 10 KNMP dapat dibangun di wilayah Kabupaten Batu Bara guna mendukung percepatan pembangunan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu Inspektur Jenderal KKP Dr. Ade Tajudin Sutiawarman menyampaikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) agar berhasil harus didukung oleh semua elemen karena KNMP merupakan program prioritas Presiden RI yang berorientasi pada pembangunan fisik yang mencakup dimensi sosial dan ekonomi keberlanjutan serta pemerataan pembanguan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Dr. Ade menyampaikan rencana pembangunan KNMP pada tahun 2026 akan ditargetkan sebanyak 1259 lokasi di seluruh pesisir Indonesia.

Manfaat KNMP didirikan yaitu peningkatan produktivitas nelayan, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan serta menciptakan penyerapan tenaga kerja.(Umarul)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Hak Pendidikan Anak Tidak Boleh Terhambat Persoalan Data, LPA Deli Serdang Minta Kemensos Lakukan Langkah Korektif

4 June 2026 - 14:14 WIB

DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK, Massa Aksi Sebut Wesly Silalahi Wali Kota Terkorup di Indonesia

4 June 2026 - 13:16 WIB

Black Out Pulau Sumatera, PP HIMMAH Demo PLN Tuntut Copot Dirut Darmawan Prasodjo

4 June 2026 - 13:14 WIB

GPM Asahan Bersinergi dengan Dinas Pendidikan Wujudkan Pendidikan yang Lebih Baik dan Maju

4 June 2026 - 13:11 WIB

PC HIMMAH KOTA MEDAN DUKUNG POLDA-SU COPOT KASAT NARKOBA POLRES LANGKAT

4 June 2026 - 13:08 WIB

Trending on News