Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

badge-check


					Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat Perbesar

Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

Labura-Kompasnusa.net // Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah Labuhan Batu Utara (PD IPK Labura) menganalisis kinerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Rantau Prapat. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam memenuhi kebutuhan energi listrik masyarakat.

Kekecewaan mendalam itu disampaikan langsung oleh Ketua PD IPK Labura, Ilham Hutabarat, dalam konferensi pers di sela-sela menghadiri acara resmi di Kecamatan Kualuh Hilir, Selasa (2/6/2026).

“Kecewa kita melihat kinerja PLN di wilayah Kualuh Hilir ini,” ungkap Ilham di hadapan awak media.

Dampak Nyata Penurunan Tegangan Arus Listrik

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keluhan langsung warga setempat, kondisi tegangan listrik di wilayah Kualuh Hilir saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Arus listrik kerap anjlok jauh di bawah standar nasional.

Kondisi di Lapangan: Tegangan listrik sering turun hingga berada di angka 210 volt, bahkan sesekali menyentuh angka 180 volt. Kondisi ini tidak sebanding dengan standar kekuatan tenaga listrik yang dijanjikan pemerintah, yakni sebesar 220 volt.

Kerugian Masyarakat: Dampak dari ketidakstabilan dan kekurangan arus listrik ini sangat memukul aktivitas warga. Masyarakat terganggu dalam menjalankan roda usaha harian, serta mengeluhkan banyaknya peralatan elektronik rumah tangga yang mengalami kerusakan fatal.

Tuding Pejabat PLN Tutup Mata, Minta Presiden Ambil Tindakan
Melihat situasi yang merugikan ini, Ilham Hutabarat mengaku geram dengan sikap para pejabat di lingkungan UP3 PLN Rantau Prapat. Ia menduga pimpinan unit tersebut terkesan acuh tak acuh dan enggan menanggapi keluhan yang dihadapi masyarakat Kualuh Hilir.

Sebagai langkah tegas, PD GPA Labura meminta intervensi langsung dari kepala negara untuk memulai jajaran struktural PLN di Sumatera Utara yang dianggap bertanggung jawab atas buruknya pelayanan ini.

“Kami meminta kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto agar kiranya memutar kinerja General Manager (GM) UID PLN Sumatera Utara, jajaran UP3 PLN Rantau Prapat, serta jajaran ULP PLN Labuhan Bilik,” tegas Ilham.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

GEMPPAR Geruduk Kantor Kejari Asahan, Laporkan Kasus Dugaan Korupsi Disporapar

2 June 2026 - 14:04 WIB

Dunia Pendidikan Harus Diutamakan, Penerimaan Siswa/Siswi Baru SMAN 1 Pantai Labu Membludak, LPA Deliserdang Minta Segera Gubsu Tambah Ruang Kelas Belajar 

2 June 2026 - 13:58 WIB

Sengkarut Tapal Batas Wilayah Deli Serdang, Pemuda Wasathiyah Desak Bupati Deli Serdang Lakukan Pemetaan Ulang dan Pemekaran Wilayah

2 June 2026 - 08:06 WIB

LPA Deli Serdang Kawal SPMB Sumut 2026, Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi

2 June 2026 - 03:51 WIB

Bupati Batu Bara Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih

2 June 2026 - 03:44 WIB

Trending on News