Menu

Dark Mode
Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum

Opini

Isu Menggulingkan Presiden Adalah Tindakan Nyata Makar, Tangkap Antek Asing

badge-check


					Isu Menggulingkan Presiden Adalah Tindakan Nyata Makar, Tangkap Antek Asing Perbesar

JAKARTA-Kompasnusa.net// Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) menyuarakan keprihatinan mendalam atas pernyataan Syaiful Mujani yang menyerukan “Gulingkan Prabowo”. Pasalnya, seruan tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas nasional, kedaulatan bangsa, dan mengarah kepada tindakan makar.

Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution, dalam rilis persnya di Jakarta (8/4/26), menegaskan bahwa setiap tindakan yang berpotensi menggulingkan kepemimpinan negara merupakan bentuk makar yang tidak dapat ditolerir.

“Upaya-upaya untuk mengganggu jalannya pemerintahan yang sah adalah tindakan nyata makar dan harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Abdul Razak Nasution. Ia menambahkan bahwa mengganggu Presiden sama artinya dengan mengganggu seluruh rakyat Indonesia.

Razak juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap individu atau kelompok yang disinyalir memiliki agenda tersembunyi yang dapat merugikan kepentingan nasional, serta berperan sebagai antek asing.

“Rakyat Indonesia harus bersatu menghadapi tantangan, khususnya dari pihak-pihak yang berpotensi menjadi pengkhianat bangsa di tengah situasi geopolitik global yang penuh gejolak, seperti di Timur Tengah saat ini,” tambahnya.

Dalam konteks ini, PP HIMMAH secara khusus menyebutkan perlunya mencermati peran aktor-aktor yang diduga berafiliasi dengan kepentingan asing. Diskusi mengenai pengaruh George Soros dan individu lain yang mungkin memiliki agenda tersembunyi.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum-oknum yang bersembunyi di balik gelar akademik atau profesi terhormat, namun sesungguhnya memiliki niat untuk mengkhianati negara,” tegas Razak, menyoroti Syaiful Mujani sebagai contoh dari pihak yang perlu diwaspadai.

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) dan sedang fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), menghadapi tantangan dan intrik dari berbagai pihak yang ingin memanfaatkan kekayaan dan potensi tersebut. Oleh karena itu, persatuan dan kesatuan bangsa menjadi krusial untuk menjaga kedaulatan.

PP HIMMAH menyatakan kesiapan mereka untuk berada di garda terdepan bersama TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan negara serta menghalau gangguan asing yang berusaha masuk dan memecah belah bangsa.

Lebih lanjut, PP HIMMAH mengapresiasi program-program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, terutama upaya pemberantasan korupsi, program hilirisasi, dan perbaikan tata kelola anggaran negara yang selama puluhan tahun mengalami kebocoran.

“Banyak pihak yang mungkin merasa terganggu dengan program-program Presiden Prabowo yang bertujuan memberantas korupsi, mendorong hilirisasi, dan memperbaiki kebocoran anggaran. Melalui Delapan Asta Cita-nya, Bapak Presiden Prabowo bertekad untuk mengatasi permasalahan ini demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, Abdul Razak Nasution berharap aparat penegak hukum, khususnya Polri, untuk segera mengusut pernyataan Syaiful Mujani yang dinilai provokatif. “Demi untuk menjaga stabilitas nasional, kami meminta dengan hormat agar dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Jika terbukti makar, maka segera lakukan penangkapan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tukasnya mengakhiri. (Imam S)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Diduga Langgar Etik ASN, Kasus Study Tour SD Negeri 105399 Kulasar Didorong Masuk Pemeriksaan Inspektorat

8 April 2026 - 15:17 WIB

Komitmen Kadis Pendidikan Harus Dibuktikan, Bukan Sekadar Pernyataan

6 April 2026 - 06:25 WIB

GEMMAKO Soroti Retribusi Sampah Dengan Dugaan Penyimpangan dI DLH

3 April 2026 - 10:47 WIB

HRD PT. Elnusa Petrofin Diduga Potong Gaji Pekerja

1 April 2026 - 12:50 WIB

Polisi Dinilai Gagal Ungkap Pencurian di Rumah Bendahara IWO Batubara

31 March 2026 - 10:46 WIB

Trending on Opini