Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

Ketua Komisi B DPRD Tanjungbalai ARTATI,S.E , Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram

badge-check


					Ketua Komisi B DPRD Tanjungbalai ARTATI,S.E , Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram Perbesar

Ketua Komisi B DPRD Tanjungbalai ARTATI,S.E, Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram

Tanjungbalai – Kompasnusa.net// Kelangkaan gas LPG subsidi 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Tanjungbalai mendapat perhatian dari Ketua Komisi B DPRD Tanjungbalai, Artati. Ia menegaskan DPRD harus turun langsung ke lapangan untuk mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan yang meresahkan masyarakat tersebut.

Artati mengatakan, apabila kelangkaan LPG 3 kilogram subsidi benar terjadi, maka DPRD Tanjungbalai perlu meminta penjelasan kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai terkait akar persoalan yang menyebabkan distribusi gas bersubsidi itu terganggu.

“ DPRD Tanjungbalai harus turun ke lapangan dan meminta penjelasan kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai, apa penyebab kelangkaan gas LPG tersebut,” ujarnya. Rabu, 3 Juni 2026.

Politisi Partai Golkar itu telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Pelaksana Harian (Plh.) Wali Kota Tanjungbalai, usai mengikuti pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda). Ia menyampaiikan kelangkaan tersebut sangat meresahkan masyarakat.

Menurut Artati, kelangkaan gas LPG subsidi tidak boleh dianggap sepele. Karena hal tersebut menyangkut kebutuhan masyarakat kecil yang sehari-hari bergantung pada gas melon tersebut untuk keperluan rumah tangga maupun usaha mikro.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan kondisi kelangkaan untuk mengambil keuntungan pribadi. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Jangan ada oknum-oknum nakal yang memanfaatkan gas LPG 3 kilogram subsidi. Jika ada oknum yang menyalahi pendistribusian maupun melakukan penyulingan dari gas subsidi ke non-subsidi, pihak kepolisian harus menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Artati berharap seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, agen penyalur, hingga aparat penegak hukum dapat bekerja sama mengawasi distribusi LPG subsidi. Sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan kelangkaan segera teratasi.

Facebook Comments Box

Baca Juga

Bupati Batu Bara Kunjungi Perkemahan Kontingen Kwarcab Batu Bara di Jamda Sumut 2026

11 July 2026 - 02:43 WIB

Enam Warga Deli Serdang Diduga Dibawa Paksa BKO dan Security

11 July 2026 - 01:26 WIB

Percut Sei Tuan Cetak PAD Rp.63 Miliar, Bupati Asri Ludin Serahkan Upah Pungut dan Tegaskan Pelayanan Bebas Pungli

10 July 2026 - 13:58 WIB

Kapolres Tanjungbalai Hadiri Pisah Sambut Danlanal TBA

10 July 2026 - 11:15 WIB

Peran Nyata DPRD! Dahnil Ginting Dampingi Bupati Serahkan Beragam Bantuan di Percut Sei Tuan

10 July 2026 - 11:08 WIB

Trending on News