Respon Keluhan Supir Truk, Kanit Reskrim Ipda Benny Z Damanik Amankan Terduga Pelaku Pungli di Indrayaman
BATU BARA//Kompasnusa.net
Menyahuti keresahan supir truk yang mengalami pemerasan oleh oknum preman di Tanjung Tiram dan Talawi yang viral di media sosial, Polsek Talawi melakukan penyelidikan.
Pada penyelidikan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Talawi Ipda Benny Z Damanik, petugas mengamankan seorang pria terduga pemeras supir inisial ISS alias Iwan Kepoy, (40) warga Desa Indrayaman Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara.
Ia ditangkap saat hendak meminta uang kepada supir truk yang sedang menurunkan pesanan salah satu grosir di Desa Indrayaman Talawi.
Kapolsek Talawi AKP Arianto Sitorus mengatakan, dalam aksinya oknum preman meminta uang parkir kepada supir truk yang masuk ke Pasar Pagi dan Grosir di Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi.
Saat meminta uang parkir antara Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu, oknum preman membawa karcis yang berbeda-beda tanpa diporporasi Badan Pendapatan Daerah atau Dinas Perhubungan Kabupaten Batu Bara.
Bila supir tidak bersedia membayar uang parkir yang diminta, oknum preman tidak segan-segan mengintimidasi supir dan merusak truk, Kata Kapolsek Talawi AKP Arianto Sitorus. Selasa (12/05/2026).
Setelah diamankan, terduga pelaku pungli dibawa ke Polsek Talawi. Namun karena tidak ada supir yang membuat laporan pengaduan, terhadap terduga pelaku pungli dilakukan pembinaan.
Pelaku kita minta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dikemudian hari. Dalam surat pernyataan, pelaku menyatakan siap dituntut sesuai hukum yang berlaku apabila melakukan aksi serupa, ujarnya.
Kondisi tersebut yang diduga sudah berlangsung cukup lama sangat meresahkan para supir yang mengantar barang ke Pasar Pagi maupun Grosir di Tanjung Tiram.
Para pedagang dan pemilik grosir yang mengetahui perbuatan pungli tersebut berharap aparat kepolisian melajukan penindakan tegas agar wilayah Talawi dan Tanjung Tiram tidak di cap sebagai lokasi rawan premanisme dan pungli.
Pedagang dan pemilik grosir mengkhawatirkan bila aksi premanisme terhadap supir truk dibiarkan berlarut-larut akan berdampak pada takutnya para supir datang sehingga pasokan barang-barang akan tersendat. 0
(red umarul)






