Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Headline

Puluhan Dapur MBG Berdiri Di Deli Serdang, LPA Dorong Prioritas Keamanan Pangan Anak

badge-check


					Puluhan Dapur MBG Berdiri Di Deli Serdang, LPA Dorong Prioritas Keamanan Pangan Anak Perbesar

 

Deli Serdang//kompasnusa.net – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyoroti implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini aktif di berbagai wilayah Sumatera Utara. Seiring berdirinya puluhan dapur layanan, LPA meminta pemerintah pusat dan daerah memprioritaskan keamanan pangan anak sebagai fondasi utama program ini. Sabtu (7/3/2026).

Sebagai salah satu kebijakan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak usia dini sekaligus memperkuat sumber daya manusia nasional menuju Indonesia Emas 2045. Program ini mencakup penyediaan makanan bergizi gratis bagi kelompok rentan, termasuk siswa sekolah dasar, balita, dan ibu hamil/menyusui.

Di tingkat kabupaten, sekitar 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG telah beroperasi, melayani puluhan ribu penerima manfaat. Operasional ini didukung oleh alokasi anggaran dari APBN dan APBD, dengan target distribusi harian yang mencakup nutrisi lengkap seperti protein, vitamin, dan mineral.

Tidak hanya berkontribusi pada pemenuhan gizi, MBG juga memberikan dampak positif ekonomi. Melalui kontrak dengan petani lokal dan UMKM, program ini menciptakan lapangan kerja bagi puluhan pekerja dan mendukung rantai pasok domestik, sejalan dengan prinsip gotong royong nasional.

Meski potensial besar, LPA Deli Serdang menegaskan perlunya pengawasan ketat. Pengelolaan dapur, mutu bahan pangan, dan standar sanitasi harus diawasi secara berkala untuk mencegah risiko seperti keracunan atau defisiensi nutrisi. “Tanpa kontrol ketat, program ini bisa berbalik arah,” ujar Ketua LPA Deli Serdang Junaidi Malik SH dalam siaran pers terpisah.

Secara keseluruhan, MBG selaras dengan Agenda Nasional Asta Cita dan visi Deli Serdang sebagai wilayah mandiri, inklusif, dan berkelanjutan. Untuk itu, LPA mendorong pemerintah daerah memperkuat tim pengawas multidisiplin, melibatkan ahli gizi dan kesehatan, serta melibatkan partisipasi publik melalui platform monitoring daring. Tujuannya, memastikan MBG benar-benar mendukung tumbuh kembang optimal anak dan kesejahteraan masyarakat luas.@Lpa Ds

Facebook Comments Box

Baca Juga

LPA Deli Serdang Minta Presiden Mengedepankan Hak Anak Atas Makanan Bergizi Gratis 

13 June 2026 - 14:05 WIB

Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo

12 June 2026 - 15:03 WIB

LPA Deli Serdang Minta BPS Pastikan Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Akurat Demi Melindungi Hak Anak

12 June 2026 - 14:55 WIB

Kantin Sekolah Jadi Alternatif Dapur MBG, LPA Deli Serdang Minta Kajian Mendalam Dan Pengawasan Ketat

10 June 2026 - 14:30 WIB

Sungguh Miris Dunia Pendidikan, Tunggakan SPP Dan KST Jadi Belenggu Hak Pendidikan Anak, LPA Deliserdang Minta Kemendikdasmen Bertindak

8 June 2026 - 14:09 WIB

Trending on News