Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Headline

Himmah Geruduk Mapolrestabes Medan

badge-check


					Himmah Geruduk Mapolrestabes Medan Perbesar

 

Medan//kompasnusa.net –Aksi unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) di depan Mapolrestabes Medan berakhir ricuh pada Senin (9/2/2026). Ketegangan dipicu oleh tuntutan massa yang mendesak “Copot Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak”, yang tertulis tegas dalam spanduk sepanjang lima meter di depan pintu masuk.

Awalnya, unjuk rasa berjalan tertib, dua ratus masa memulai aksi di depan Mapolda Sumut kemudian bergerak menuju titik akhir di Mapolrestabes Medan. Setelah satu jam berorasi secara bergantian di Mapolrestabes Medan, situasi yang semula kondusif berubah menjadi chaos. Kericuhan pecah saat terjadi aksi penarikan dan dugaan pemukulan oleh oknum personel kepolisian terhadap peserta aksi.

Akibat insiden tersebut, dua kader HIMMAH dilaporkan menjadi korban tindakan represif. Dian Lubis mengalami luka robek di pelipis mata sebelah kiri, sementara Akhyar mengalami lebam. Keduanya sempat ditarik paksa ke dalam gedung Mapolrestabes Medan di tengah aksi saling dorong.

Massa yang tidak terima rekannya ditahan terus menyuarakan tuntutan dengan orasi yang berapi-api. Selang setengah jam kemudian, kedua mahasiswa tersebut akhirnya dibebaskan.

Melihat kondisi Dian Lubis yang terluka, Koordinator Aksi sekaligus Ketua PC HIMMAH Kota Medan, Imransyah Pasai, menegaskan akan membawa kasus ini ke ranah hukum dan melaporkannya kepada otoritas tertinggi.

“Kami sangat menyayangkan tindakan represif personel Polrestabes Medan terhadap kader kami. Persoalan ini akan kami usut tuntas dan kami laporkan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” tegas Imransyah.

Ia juga meminta kepada Komisi III DPR Republik Indonesia untuk memanggil Kapolrestabes Medan KBP Jean Calvijn Simanjuntak, untuk dilaksanakannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkaitbdengan kegagalan dan ketimpangan hukum di Wilayah Kota Medan yang dilakukan Kapolrestabes Medan.

Imransyah juga berkomitmen bahwa aksi hari ini hanyalah awal. Ia memastikan akan ada aksi lanjutan pekan depan hingga tuntutan mereka dikabulkan. “Saya pastikan kami akan kembali menggelar aksi pekan depan sampai aspirasi ini diatensi oleh Bapak Presiden dan Bapak Kapolri,” tambahnya.

Dalam pantauan di lapangan, massa membawa sederet poin “Rapor Merah Kapolrestabes Medan”, di antaranya: soal DPO bandar narkoba, judi online eks oknum Camat yang menggunakan APBD dan berbagai lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolrestabes Medan maupun Polda Sumut terkait tuntutan dan tudingan yang disampaikan mahasiswa

Facebook Comments Box

Baca Juga

LPA Deli Serdang Minta Presiden Mengedepankan Hak Anak Atas Makanan Bergizi Gratis 

13 June 2026 - 14:05 WIB

Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo

12 June 2026 - 15:03 WIB

LPA Deli Serdang Minta BPS Pastikan Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Akurat Demi Melindungi Hak Anak

12 June 2026 - 14:55 WIB

Kantin Sekolah Jadi Alternatif Dapur MBG, LPA Deli Serdang Minta Kajian Mendalam Dan Pengawasan Ketat

10 June 2026 - 14:30 WIB

Sungguh Miris Dunia Pendidikan, Tunggakan SPP Dan KST Jadi Belenggu Hak Pendidikan Anak, LPA Deliserdang Minta Kemendikdasmen Bertindak

8 June 2026 - 14:09 WIB

Trending on News