Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Polri

Kolaborasi Kasubdit Ditpolairud Poldasu bersama Bakesbangpol Cegah TPPO dan PMI

badge-check


					Kolaborasi Kasubdit Ditpolairud Poldasu bersama Bakesbangpol Cegah TPPO dan PMI Perbesar

Medan – Kompasnusa.net// Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pergerakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural di Sumatera Utara kini semakin melibatkan semua line.

AKBP Jenda Kita Sitepu, S.H., Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Sumut dan inisiator Proyek Perubahan (yang fokus pada patroli terpadu). Melakukan koordinasi penting dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sumatera Utara, Kamis (7/11/2025)

Kedatangan ​AKBP Jenda Kita Sitepu diterima langsung oleh Kepala Bakesbangpol Sumut, Mulyono, ST, M.Si. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa upaya di lapangan juga didukung oleh aspek sosial, politik, dan kewaspadaan daerah.

​Meskipun Ditpolairud Polda Sumut fokus di laut, Bakesbangpol memiliki peran krusial dalam sistem kewaspadaan dini di darat, termasuk memetakan potensi kerawanan sosial yang bisa dimanfaatkan sindikat TPPO.

​Pembahasan antara AKBP Jenda dan Kepala Bakesbangpol Mulyono berfokus pada bagaimana Bakesbangpol dapat mengintegrasikan isu TPPO dan PMI Ilegal ke dalam program pembinaan ketahanan masyarakat dan kewaspadaan daerah.

Selain itu juga mendorong partisipasi publik, mengaktifkan peran elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan informasi terkait perekrutan ilegal di wilayah mereka.

Selanjutnya, memetakan Wilayah Rawan dan memberikan data intelijen sosial mengenai daerah-daerah yang paling rentan dijadikan tempat transit atau perekrutan korban.

​” Peran Bakesbangpol ini sangat strategis. Mereka memiliki jejaring sampai ke tingkat paling bawah. Dengan melibatkan Bakesbangpol, kita memastikan bahwa isu TPPO ini menjadi perhatian kewaspadaan daerah secara menyeluruh, bukan hanya isu penindakan di laut,” jelas AKBP Jenda Sitepu.

​Kepala Bakesbangpol Sumut, Mulyono, ST, M.Si., menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan penuh lembaganya untuk bersinergi.

​”TPPO ini adalah ancaman bagi keamanan bangsa dan masyarakat. Kami siap mendukung dan mengintegrasikan data serta informasi yang dibutuhkan oleh Proyek Perubahan ini. Kami akan memperkuat saluran komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mengumpulkan informasi dan mencegah warga kita menjadi korban,” ujar Mulyono.

​Kolaborasi antara aparat penegak hukum di laut dan Bakesbangpol di darat ini menunjukkan komitmen serius Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk melawan TPPO secara holistik, mulai dari pencegahan melalui kewaspadaan sosial hingga penindakan di perairan. ( Gito)

Facebook Comments Box

Baca Juga

Pelaku Pembacokan Sarpen Sembiring di Mardinding Masih Bebas Berkeliaran, Keluarga Pertanyakan Kinerja Polisi

11 June 2026 - 02:59 WIB

Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Kenalkan Peran Strategis Pelabuhan Dalam Perdagangan Internasional kepada Mahasiswa Binus

11 June 2026 - 02:52 WIB

Bupati Baharuddin Siagian Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI Atas Komitmen Pelayanan Hukum di Batu Bara

10 June 2026 - 14:44 WIB

Kantin Sekolah Jadi Alternatif Dapur MBG, LPA Deli Serdang Minta Kajian Mendalam Dan Pengawasan Ketat

10 June 2026 - 14:30 WIB

Harapan Jadi Kekecewaan: 5 Tahun Tanpa Tersangka, Syamsul Erikson Siahaan Tantang Integritas Polda Sumut

10 June 2026 - 10:47 WIB

Trending on News