Menu

Otomatis
Breaking News

Opini

Blackout Aceh Sampai Kebakaran di Palmerah Jadi Momok, Kinerja Direksi PLN Semakin Bobrok

badge-check

Blackout Aceh Sampai Kebakaran di Palmerah Jadi Momok, Kinerja Direksi PLN Semakin Bobrok Perbesar

Jakarta-Kompasnusa.net// Terlalu lamanya Darmawan Prasodjo menduduki Dirut PT PLN (Persero) yang sudah hampir memasuki satu posisi atau lima tahun, sepertinya membuat arah kinerja PLN yang mengikuti kebijakannya semakin tidak jelas.

Berbagai statementnya untuk memperbaiki perusahaan, justru terkesan hanya retorika alias isapan jempol belaka.

Sebaliknya, arah perusahaan strum yang memonopoli bisnis kelistrikan di Negeri itu semakin anjlok dan terus merugi.

Sebaliknya, duetnya bersama Direktur Legal & Human Capital Yusuf Didi Setiarto sebagai sesama loyalis Presiden ketujuh Joko Widodo, terindikasi hanya menguntungkan pribadi mereka beserta koleganya yang mau patuh dengan semboyan ‘Tegak Lurus’.

“Kami rasa peristiwa pemadaman listrik di Aceh dan peristiwa kebakaran 50 rumah di Palmerah, Jakarta Barat akibat putusnya kabel SUTET kemarin, sudah cukup membuktikan bobroknya kinerja PLN saat ini,” ungkap Ketua Umum IWO sekaligus Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Kornas Re-LUN), H. T Yudhistira Adi Nugraha di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Kata Yudhis, peristiwa kedua itu tidak hanya merugikan PLN yang semakin kehilangan kepercayaan rakyat Indonesia, namun juga telah memicu kerugian masyarakat.

“Sudah sepantasnya dilakukan penyerahan di tubuh PLN. Sekalipun Darmo dan Yusuf Didi memiliki koneksi yang kuat dalam mempertahankan jabatannya, kami rasa kekuasaan ada di tangan Danantara atau mungkin Presiden Prabowo bisa langsung turun tangan menggunakan power prerogatifnya untuk mengganti pejabat-pejabat di PLN yang tidak bisa kerja, yang hanya mengedepankan retorika tapi kinerjanya tidak ada, pencitraan melulu,” tegasnya.

Dan yang lebih mencengangkan, lanjut Yudhis, PLN seolah menjadi korporasi BUMN yang menyembunyikan terus menampung pegawai-pegawai baru yang tidak berkompeten di bidangnya, tapi dimasukkan melalui jalur prohire.

“Kami kira ini bisa menjadi perhatian Presiden Prabowo, Danantara, Komisi VI DPR RI dan pihak Kejaksaan Agung, bisa dicek langsung terkait informasi bahwa setiap bulan pasti ada pegawai baru yang masuk ke PLN lewat jalur tol. Karena ini informasi dari dalam PLN, walaupun bisa saja informasi fiktif, tapi kebenarannya harus ditelusuri,” sebutnya. (Bbg)

Facebook Comments Box

Comments are closed.

Baca Juga

Ketum PB Al Washliyah Tekankan Integritas dan Penataan Kampus agar Lebih Asri

15 Sep 2026 - 02:52 WIB

Ketum PB Al Washliyah Tekankan Integritas dan Penataan Kampus agar Lebih Asri

Jadwalkan Aksi Unjuk Rasa, KOMA-PENA Desak KPK Panggil dan Periksa Rikhmad Syukri Siregar

14 Sep 2026 - 07:58 WIB

Jadwalkan Aksi Unjuk Rasa, KOMA-PENA Desak KPK Panggil dan Periksa Rikhmad Syukri Siregar

PW HIMMAH DKI Jakarta Desak Polda Metro Periksa BP Atas Dugaan Perkara Kekerasan Seksual

14 Sep 2026 - 07:47 WIB

PW HIMMAH DKI Jakarta Desak Polda Metro Periksa BP Atas Dugaan Perkara Kekerasan Seksual

Koalisi GARANSI-AMPPUH Jadwalkan Aksi Jilid II di Kejagung: “Tangkap Aseng!”

14 Sep 2026 - 07:43 WIB

Koalisi GARANSI-AMPPUH Jadwalkan Aksi Jilid II di Kejagung: “Tangkap Aseng!”

Gelar Seminar Internasional Haji dan Umrah, Universitas Al-Washliyah Bidik Target World Class University

14 Sep 2026 - 07:40 WIB

Gelar Seminar Internasional Haji dan Umrah, Universitas Al-Washliyah Bidik Target World Class University
Trending on News