Medan – Kompasnusa.net// Mara Husin Nasution, Sekretaris Korps Bumi Balakka Raya (KBBR), Padang lawas utara menilai Andar Amin Harahap, S.STP., M.Si. sebagai figur yang sangat relevan dan layak untuk memimpin Partai Golkar Sumatera Utara di tengah tantangan politik daerah yang semakin dinamis, kompetitif, dan menuntut pembaruan kepemimpinan.
Penilaian tersebut disampaikan berdasarkan rekam jejak kepemimpinan yang nyata, terukur, dan berjenjang, serta pengalaman pemerintahan yang komprehensif dari tingkat daerah hingga nasional. Konsistensi kepemimpinan Andar Amin Harahap tercermin dari perjalanan kariernya yang panjang dan berkesinambungan, dimulai sebagai Walikota Padangsidimpuan periode 2013–2018, kemudian dipercaya memimpin sebagai Bupati Padang Lawas Utara periode 2018–2023, hingga saat ini mengemban amanah sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024–2029.

“Tidak banyak figur politik di Sumatera Utara yang memiliki pengalaman eksekutif di dua daerah berbeda dan kini berada pada level legislatif nasional. Ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang tidak instan dan dibangun melalui proses panjang,” ujar Mara Husin.
Selain pengalaman pemerintahan, Andar Amin Harahap juga memiliki rekam jejak struktural yang kuat di internal partai, dengan menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Padang Lawas Utara sejak 2019 hingga sekarang. Dalam posisi tersebut, ia dinilai mampu menjaga soliditas kader, memperkuat struktur organisasi, serta memastikan Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang relevan dan kompetitif di tingkat daerah.
Menurut Mara Husin, integritas dan konsistensi politik merupakan nilai penting yang melekat pada sosok Andar Amin Harahap. Dalam setiap jabatan publik yang pernah diembannya, ia dikenal sebagai figur yang disiplin, terbuka terhadap kritik, serta mengedepankan tata kelola pemerintahan dan kebijakan berbasis sistem, bukan pendekatan personal atau pragmatis semata.
Dari sisi kapasitas keilmuan dan teknokratis, Andar Amin Harahap merupakan alumni Ilmu Pemerintahan di Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan (STIP) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Latar belakang ini menjadi fondasi kuat dalam memahami manajemen pemerintahan, kepemimpinan publik, serta pengambilan keputusan politik yang rasional, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Lebih jauh, Mara Husin juga menyoroti kedekatan Andar Amin Harahap dengan generasi muda. Sebagai figur yang terbuka, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, ia dinilai mampu menjembatani Partai Golkar dengan basis pemilih muda yang selama ini menjadi tantangan serius bagi partai-partai politik.
“Golkar Sumatera Utara ke depan tidak cukup hanya bertumpu pada kekuatan lama. Diperlukan pemimpin yang mampu membangun komunikasi yang sehat dengan anak muda, memahami dinamika sosial hari ini, serta membawa Golkar tampil lebih modern tanpa kehilangan jati diri dan nilai ideologinya,” jelasnya.
Mara Husin menegaskan bahwa Partai Golkar Sumatera Utara membutuhkan figur pemimpin yang matang secara pengalaman, kuat secara struktur, bersih secara integritas, serta memiliki akses strategis di tingkat nasional. Dengan kombinasi pengalaman eksekutif daerah, posisi legislatif di pusat, kepemimpinan partai di daerah, serta kemampuan membangun komunikasi lintas generasi, Andar Amin Harahap dinilai memenuhi kriteria tersebut secara objektif, rasional, dan realistis.
Sebagai penutup, Mara Husin menyampaikan bahwa pembaruan kepemimpinan Golkar Sumut harus diarahkan pada figur yang mampu menyatukan kader, memperluas basis dukungan, dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai.
“Jika Partai Golkar Sumatera Utara ingin tetap relevan, kuat, dan kompetitif ke depan, maka sosok seperti Andar Amin Harahap adalah representasi kepemimpinan yang dibutuhkan saat ini,” pungkasnya. (Imam S)









