Menu

Dark Mode
HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern

News

Laka Laut Nelayan Paluh Sibaji

badge-check


					Laka Laut Nelayan Paluh Sibaji Perbesar

Laka Laut Nelayan Paluh Sibaji

 

DELISERDANG //kompasnusa.net-  Empat nelayan asal Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, melaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan Selat Malaka setelah kapal mereka ditabrak kapal pukat pukat asal Malaysia. Hingga kini, tiga nelayan masih dinyatakan hilang.

Peristiwa tersebut berawal pada Senin malam, 17 November 2025, ketika tekong Abd Gani (33) berangkat melaut bersama tiga anak buah kapal (ABK):

Mhd Rafli (19), Muhammad Sahdan (23), Muhammad Alwi (18)

Keempatnya berangkat dari Muara Paluh Sibaji sekitar pukul 21.00 WIB menggunakan kapal motor milik seorang warga bernama Ateng.

Mereka memancing di arah timur Selat Malaka hingga pada Rabu malam, 19 November 2025 pukul 22.00 WIB, kapal mereka ditabrak oleh kapal penangkap ikan Malaysia. Benturan keras membuat kapal pecah dan karam. Kapal yang menabrak kemudian melarikan diri, sementara tiga dari empat nelayan hilang terseret arus.

Satu-satunya korban selamat, Abd Gani, baru dapat menghubungi istrinya, Tumini, pada Minggu malam, 23 November 2025. Dalam sambungan telepon sekitar pukul 23.00 WIB, ia menjelaskan kronologi kejadian dan kondisi tiga rekannya yang tidak ditemukan.

Abd Gani kemudian diselamatkan oleh nelayan Malaysia pada Jumat, 21 November 2025, dan dibawa ke Perak, Malaysia, untuk memberikan keterangan kepada polisi setempat.

Setelah menerima informasi tersebut, keluarga korban langsung melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Paluh Sibaji, kemudian diteruskan ke Pokmaswas Laut Selat Malaka, UPT Perikanan Pantai Labu, Unit Polairud Deli Serdang, Posal Pantai Labu, dan pihak Kecamatan.

Berdasarkan titik GPS yang disampaikan korban, kecelakaan terjadi di koordinat:

Lintang 04°29′ Bujur 099°43′

Hingga hari ini, ketiga nelayan lainnya masih belum ditemukan. Pihak keluarga bersama pihak terkait berupaya melakukan pencarian dan koordinasi lintas negara.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pererat Silaturahmi Pemuda Pancasila Ranting 04 Desa Dalu Sepuluh-A Gelar Buka Puasa Bersama

18 March 2026 - 16:15 WIB

Ricky Anthony Bagikan 250 Bingkisan Lebaran kepada Abang Becak di Stabat

18 March 2026 - 11:10 WIB

Pelindo Regional 1 Salurkan Paket Sembako kepada Masyarakat di Wilayah Operasional

17 March 2026 - 01:57 WIB

13.084 Penumpang Telah Dilayani Di Terminal Bandar Deli Belawan Hingga H-6 Lebaran Tahun 2026

17 March 2026 - 01:53 WIB

Macet Lintas Timur Berdampak ke Arus Keluar Tol Fungsional Palembang-Betung

15 March 2026 - 01:27 WIB

Trending on News