Menu

Dark Mode
Pelajar MAS Alwashliyah Binjai Serbangan Raih Juara Umum Duta Pelajar Sumut 2025 Komite Sekolah SMAK laraga Roi-roi Minta Yayasan Keluarkan SK Guru Pelindo Regional 1 Bersama Baznas Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Sumber Daya Lokal Selamatkan Anak Bangsa, Kalapas Labuhan Ruku Sosialisasi Bahaya Narkoba di Dunia Pendidikan Turnamen Sepak Bola Antar Pesantren Meriahkan Hari Santri Nasional 2025

News

Laka Laut Nelayan Paluh Sibaji

badge-check


					Laka Laut Nelayan Paluh Sibaji Perbesar

Laka Laut Nelayan Paluh Sibaji

 

DELISERDANG //kompasnusa.net-  Empat nelayan asal Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, melaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan Selat Malaka setelah kapal mereka ditabrak kapal pukat pukat asal Malaysia. Hingga kini, tiga nelayan masih dinyatakan hilang.

Peristiwa tersebut berawal pada Senin malam, 17 November 2025, ketika tekong Abd Gani (33) berangkat melaut bersama tiga anak buah kapal (ABK):

Mhd Rafli (19), Muhammad Sahdan (23), Muhammad Alwi (18)

Keempatnya berangkat dari Muara Paluh Sibaji sekitar pukul 21.00 WIB menggunakan kapal motor milik seorang warga bernama Ateng.

Mereka memancing di arah timur Selat Malaka hingga pada Rabu malam, 19 November 2025 pukul 22.00 WIB, kapal mereka ditabrak oleh kapal penangkap ikan Malaysia. Benturan keras membuat kapal pecah dan karam. Kapal yang menabrak kemudian melarikan diri, sementara tiga dari empat nelayan hilang terseret arus.

Satu-satunya korban selamat, Abd Gani, baru dapat menghubungi istrinya, Tumini, pada Minggu malam, 23 November 2025. Dalam sambungan telepon sekitar pukul 23.00 WIB, ia menjelaskan kronologi kejadian dan kondisi tiga rekannya yang tidak ditemukan.

Abd Gani kemudian diselamatkan oleh nelayan Malaysia pada Jumat, 21 November 2025, dan dibawa ke Perak, Malaysia, untuk memberikan keterangan kepada polisi setempat.

Setelah menerima informasi tersebut, keluarga korban langsung melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Paluh Sibaji, kemudian diteruskan ke Pokmaswas Laut Selat Malaka, UPT Perikanan Pantai Labu, Unit Polairud Deli Serdang, Posal Pantai Labu, dan pihak Kecamatan.

Berdasarkan titik GPS yang disampaikan korban, kecelakaan terjadi di koordinat:

Lintang 04°29′ Bujur 099°43′

Hingga hari ini, ketiga nelayan lainnya masih belum ditemukan. Pihak keluarga bersama pihak terkait berupaya melakukan pencarian dan koordinasi lintas negara.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Adipura di Ujung Tanduk: Sampah Menumpuk dan Berhamburan di Depan Polresta dan FK Medistra

15 December 2025 - 13:12 WIB

Tertimbun Kayu 10 Meter, Desa Sekumur Meminta ‘Obat Hati’ dari Ustaz Gondrong Medan

15 December 2025 - 11:40 WIB

Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Langsa

15 December 2025 - 05:28 WIB

Peduli Korban Banjir, Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

13 December 2025 - 17:54 WIB

Remaja Desa Pasar VI Kualanamu Antusias Ikuti Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas: Belajar Sambil Seru

13 December 2025 - 16:34 WIB

Trending on News