Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

News

SPP Jatuh Tempo, Beasiswa Wawonii Cerdas Belum Cair: Mahasiswa Desak Pemda Konawe Kepulauan Bertindak

badge-check


					SPP Jatuh Tempo, Beasiswa Wawonii Cerdas Belum Cair: Mahasiswa Desak Pemda Konawe Kepulauan Bertindak Perbesar

SPP Jatuh Tempo, Beasiswa Wawonii Cerdas Belum Cair: Mahasiswa Desak Pemda Konawe Kepulauan Bertindak

Konawe Kepulauan-Kompasnusa.net// 15 Juli 2026 – Keterlambatan pencairan Program Beasiswa Wawonii Cerdas menuai keresahan di kalangan mahasiswa asal Kabupaten Konawe Kepulauan. Hingga pertengahan Juli 2026, dana beasiswa yang menjadi harapan banyak mahasiswa untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT/SPP) belum juga diterima, sementara sejumlah perguruan tinggi telah menetapkan batas waktu pembayaran.

Kondisi ini dinilai sangat membebani mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Beasiswa Wawonii Cerdas merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi. Oleh karena itu, pencairan yang terlambat berpotensi menghambat keberlangsungan proses perkuliahan mahasiswa.

Reski Anandar menyampaikan bahwa banyak mahasiswa saat ini berada dalam situasi yang sulit karena harus segera melunasi biaya kuliah, sementara dana beasiswa yang telah dinantikan belum juga dicairkan.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan segera memberikan kepastian mengenai jadwal pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas. Banyak mahasiswa yang sangat bergantung pada beasiswa ini untuk membayar UKT/SPP, biaya hidup, hingga kebutuhan akademik lainnya. Keterlambatan pencairan tentu sangat berdampak terhadap kelangsungan pendidikan mahasiswa,” ujar Reski Anandar.

Mahasiswa juga berharap pemerintah daerah meningkatkan transparansi dalam proses penyaluran beasiswa dengan memberikan informasi yang jelas terkait tahapan administrasi maupun jadwal pencairan. Kepastian informasi sangat dibutuhkan agar mahasiswa tidak terus berada dalam ketidakpastian, terlebih di tengah tenggat pembayaran biaya pendidikan yang semakin dekat.

Selain mendesak percepatan pencairan, mahasiswa meminta agar mekanisme penyaluran Beasiswa Wawonii Cerdas dievaluasi sehingga pada tahun-tahun mendatang dana beasiswa dapat disalurkan sebelum masa pembayaran UKT/SPP dimulai. Dengan demikian, tujuan program sebagai instrumen peningkatan akses pendidikan dapat tercapai secara optimal.

Melalui pernyataan ini, mahasiswa Wawonii berharap Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas demi menjamin keberlangsungan pendidikan generasi muda Wawonii.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Ricky Anthony Harap Kapolres Baru Tumpas Peredaran Narkoba di Langkat

16 July 2026 - 15:34 WIB

Bandara Internasional Kualanamu Layani 421 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026

16 July 2026 - 15:26 WIB

Diduga Menjual Lahan Sawit Milik Keluarga Abdul Kholik, Oknum Wakil Ketua DPRD Padang lawas Resmi DIlaporkan ke Polda Sumut

16 July 2026 - 14:37 WIB

Pelindo Regional 1 Gelar General Manager Upskilling Program Untuk Perkuat Fundamental Bisnis

15 July 2026 - 13:52 WIB

Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Perkuat Sinergi Layanan Penumpang Melalui Sosialisasi Standar Pelayanan

15 July 2026 - 13:36 WIB

Trending on News