Menu

Dark Mode
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara, ‘Menyentuh Hati Lewat Kata’ Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang

Peristiwa

Gelar Aksi di Medan, Ribuan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

badge-check


					Gelar Aksi di Medan, Ribuan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo Perbesar

Medan-Kompasnusa.net// Ribuan massa Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Sumut menggelar aksi damai di Jalan Balai Kota, persisnya di depan Kantor Pos Indonesia, Medan, Kamis, (16/4/2026) pagi. Hal ini merupakan bentuk protes atas pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai merendahkan sosok Surya Paloh.

Dalam aksi itu, Ketua Harian KOMBAT Sumut Andika Sitepu menegaskan, orasi tersebut dilakukan secara spontanitas. Di mana, hal itu sebagai wujud kekecewaan terhadap isi dan visual sampul majalah yang terkesan merendahkan tokoh nasional.

“Kehadiran kami di sini atas dasar kekecewaan terhadap Tempo. Cover itu seakan menggambarkan Pak Surya Paloh tidak mampu lagi memimpin partai karena faktor finansial, padahal beliau sangat kuat, bahkan termasuk salah satu ketua umum partai terkaya,” ketus Andika dalam orasinya.

Ia juga menyebut, keberadaan Partai NasDem yang didirikan Surya Paloh bertujuan membawa perubahan bagi bangsa. Selain itu, partai tersebut jga mendapat dukungan yang terus meningkat dari masyarakat dalam setiap pemilu.

“Kalau untuk membeli majalah Tempo, tak perlu Bapak Surya Paloh, karena kami saja sanggup untuk membelinya,” tuturnya.

Pihaknya menilai, pemberitaan terkait hal tersebut tidak sesuai fakta dan telah mencederai nama baik Surya Paloh. Andika juga menegaskan, KOMBAT tetap menghormati kebebasan pers. Namun, media juga semestinya menjalankan fungsi jurnalistik secara berimbang dan beretika.

“Kami menghormati media dan kode etik jurnalistik. Tapi media tidak boleh menyebarkan informasi yang tidak benar. Ini yang membuat kami marah dan kecewa,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Andika juga mengungkapkan kemarahan kader terhadap apa yang dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap tokoh bangsa. Ia bahkan menyebut adanya rencana aksi lanjutan apabila pihak Tempo kembali memuat pemberitaan yang dinilai merugikan.

Dalam aksi yang berlangsung damai itu, diwarnai dengan pembakaran majalah Tempo edisi yang memuat visual Surya Paloh digambarkan berjalan letih dan lemas. Tindakan itu disebut sebagai simbol protes atas pemberitaan yang dianggap tidak objektif. (Tgh/Rel)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mencekam, Puluhan Pelajar Berbekal Senjata Tajam dan diduga Senpi Lakukan Sweeping di Pantai Labu

16 April 2026 - 08:18 WIB

Kaca Mobil Anggota DPRD Batu Bara Dilempar OTK

8 April 2026 - 14:25 WIB

Kecewa Jalan Rusak Warga Blokir Jalan Tuntut Janji Gubernur Sumut

8 April 2026 - 13:28 WIB

Rumah Warga di Pantai Labu Deli Serdang Ludes Dilalap Si jago Merah

3 April 2026 - 06:29 WIB

Mahasiswa Geruduk Kantor Kejari Tapsel Desak Jaksa Profesional Tangani Penangkapan Sopir Truk

2 April 2026 - 09:30 WIB

Trending on Peristiwa