Sampah Busuk Membau Pemkab Lamban, Masyarakat Minta Copot Koordinator Sampah
Batu Bara//Kompasnusa.net- Keresahan warga Perumahan Halimah Indah Lingkungan VI Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Batu Bara, semakin mencuat. Selasa, (17/03/2026).
Mereka menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara terlalu cepat menagih kewajiban, tetapi lambat memberi pelayanan publik yang layak, terutama dalam hal pengelolaan sampah.
Kelalaian dinas terkait kembali di pertontonkan. Pasalnya, tumpukan sampah yang disebut sudah hampir lima hari tidak diangkut dan mengeluarkan bau busuk menyengat.
Padahal, biaya telah tetap di kutip petugas sebesar 15 ribu rupiah/rumah tangga setiap bulannya dan terlihat penanganan di lapangan tidak berjalan maksimal.
Wilayah tersebut disebut-sebut terus menjadi sorotan publik akibat tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut, seolah dibiarkan tanpa pengawasan yang jelas.
“Talawi ini hampir setiap waktu jadi bahan perbincangan. Penggiat informasi sudah berulang kali memberitakan, tapi koordinator sampah seperti tutup mata, tidak ada evaluasi, tidak ada perbaikan,” tegas Zulkifli, Penasehat aliansi.
Ia menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya tanggung jawab dan kinerja, bahkan terkesan hanya ‘makan gaji buta’ tanpa kontribusi nyata di lapangan.
Zulkifli pun mendesak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Batu Bara untuk tidak lagi berdiam diri.
“Kalau tidak mampu bekerja, jangan dipertahankan. Kami minta Perkim LH segera mencopot koordinator sampah yang tidak berperan aktif. Jangan sampai persoalan ini terus berlarut dan merugikan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, pembiaran terhadap persoalan sampah bukan hanya mencoreng wajah pelayanan publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi warga sekitar.
(red tim)







