Menu

Dark Mode
Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial

Peristiwa

Ratusan Massa FPA Gelar Aksi di Polres Pelabuhan Belawan, Desak Kapolri Copot Kapolres

badge-check


					Ratusan Massa FPA Gelar Aksi di Polres Pelabuhan Belawan, Desak Kapolri Copot Kapolres Perbesar

Dalam aksinya, massa mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar mencopot Kapolres Pelabuhan Belawan. Tuntutan tersebut disampaikan karena dinilai tidak adanya kepedulian dan respons aparat terhadap permohonan serta laporan yang diajukan oleh pihak Alwasliyah Sumatera Utara.

Koordinator aksi, Charles Butar Butar, menyampaikan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara demokratis yang menjunjung tinggi supremasi hukum. Oleh sebab itu, seluruh aparat negara wajib menjalankan hukum dan peraturan perundang-undangan secara konsisten dan bertanggung jawab.

“Namun hingga saat ini, kami belum melihat adanya langkah konkret dari Polres Pelabuhan Belawan dalam menjalankan putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), khususnya Putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung terkait tanah milik Alwasliyah di Jalan Serbaguna, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang,” ujar Charles kepada awak media.

Ia juga menyoroti sikap Polres Pelabuhan Belawan yang dinilai tidak tanggap terhadap permintaan pengawalan eksekusi yang telah dimohonkan oleh Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Selain itu, laporan dugaan penyerobotan lahan milik Alwasliyah yang telah disampaikan ke Polres Pelabuhan Belawan disebut belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Alwasliyah melapor karena percaya pada institusi penegak hukum. Namun kepercayaan tersebut hingga kini belum mendapatkan respons yang semestinya,” tegas Charles.

Atas dasar itu, Forum Peduli Alwasliyah Sumatera Utara menyampaikan sejumlah pernyataan sikap, di antaranya:

  1. Mendesak Kapolri untuk mencopot Kapolres Pelabuhan Belawan karena dinilai tidak kooperatif dan menolak menerima perwakilan Alwasliyah untuk beraudiensi terkait mandeknya penanganan perkara.

  2. Meminta Kapolri mengevaluasi dan mencopot Kapolda Sumatera Utara karena dinilai tidak responsif terhadap persoalan penegakan hukum di wilayah Sumut.

  3. Meminta Kapolri menurunkan tim khusus guna memeriksa pejabat utama (PJU) Polres Pelabuhan Belawan yang disebut telah enam kali membatalkan pelaksanaan eksekusi, meski penentuan jadwal eksekusi sebelumnya dikeluarkan oleh pihak kepolisian sendiri.

  4. Mendesak pemeriksaan terhadap Kasat Reskrim dan penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan karena belum menindaklanjuti laporan pengaduan dari pihak Alwasliyah.

“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap penegakan hukum dan keadilan,” tutup Charles.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Merasa Nama Baik Tercemar, Oknum Pegawai Lapas Tanjung Balai Ambil Langkah Hukum

11 February 2026 - 12:18 WIB

Jadi Bandar Narkoba di Kampung Sendiri, Langsung ‘Nginep’ di Sel Polisi

9 February 2026 - 03:24 WIB

Puluhan Pekerja PT PWSM Gelar Mogok Kerja, Paian Purba SH Tegas Akan Tutup Perusahaan Jika Abaikan Hak Pekerja

7 February 2026 - 06:25 WIB

AMPAK Sumut Desak Panggil dan Periksa Kepala Bapenda Kota Medan

6 February 2026 - 14:32 WIB

PB ALAMP AKSI Geruduk Kejatisu Dugaan Korupsi dan Pungli

5 February 2026 - 10:31 WIB

Trending on Organisasi