Menu

Dark Mode
Madrasah Alwashliyah Kota Tanjungbalai Gelar Validasi Akreditasi Bersama Tim Asesor BAN-PDM Tahun 2026 Skandal Dugaan “Jual Beli Kursi Kepsek” di Deli Serdang Menguak, Aroma Transaksi Jabatan Kian Menyengat HIMA Hukum Universitas Quality Tegaskan Komitmen Sosial dan Sinergi Kampus Pelantikan Pengurus DPD IKA UNAND Sumatera Utara Program Mentari Bangsaku Food Bank of Indonesia Salurkan 1.000 Snack untuk Pelajar di Deli Serdang Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar

Polri

Polres Langkat Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Fasilitasi KUR untuk Petani Jagung

badge-check


					Polres Langkat Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Fasilitasi KUR untuk Petani Jagung Perbesar

Langkat – Kompasnusa.net// Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata.

Polres Langkat tampil aktif memfasilitasi akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekaligus mendorong penyerapan hasil panen jagung oleh Perum Bulog bagi petani di Kabupaten Langkat.

Upaya ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polri dalam memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak secara terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional yang melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Sebagai bagian dari gugus tugas ketahanan pangan, Polres Langkat berperan aktif mengawal proses produksi jagung, memastikan akses permodalan berjalan optimal, serta menjamin kepastian pasar bagi hasil panen petani.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai fasilitator dan penggerak sinergi lintas sektor.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari stabilitas nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga memastikan rantai produksi pertanian berjalan dengan baik. Akses pembiayaan harus terbuka, pendampingan berkelanjutan, dan hasil panen memiliki kepastian penyerapan. Petani tidak boleh berjalan sendiri,” tegas Kapolres, Jum’at (7/2/2026).

Ia menambahkan, peningkatan produksi harus diimbangi dengan sistem distribusi dan pasar yang jelas agar kesejahteraan petani tetap terjaga.

“Produksi yang meningkat tanpa kepastian pasar justru menimbulkan ketidakpastian baru. Karena itu, sinergi antara KUR, pengawasan distribusi, dan penyerapan oleh Bulog harus menjadi satu sistem yang saling terhubung dan dikawal bersama,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Polres Langkat juga melakukan pendampingan intensif terhadap kelompok tani binaan, mulai dari pemetaan potensi lahan, koordinasi dengan instansi terkait, hingga monitoring perkembangan tanam dan panen.

Langkah ini menegaskan peran Polri sebagai institusi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor pertanian yang strategis.

Dengan sinergi lintas kementerian, lembaga, dan sektor perbankan, Polres Langkat optimistis ekosistem jagung pakan ternak di Kabupaten Langkat akan semakin kuat dan berkelanjutan, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (Tgh)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pamit Penuh Haru, “Sahabat Anak” Iptu Sujarwo Tinggalkan Polsek Pantai Labu

15 April 2026 - 11:56 WIB

Polda Sumut Lakukan Penyegaran di Tubuh Polresta Deli Serdang 

12 April 2026 - 14:16 WIB

Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Gatur Lalin Pagi

10 April 2026 - 14:05 WIB

Uang Tunai Rp110 Juta Raib, Polisi Ciduk Pelaku Curat di Langkat

5 April 2026 - 14:47 WIB

Polres Langkat Gelar Patroli Pengamanan Kamtibmas di Gereja

3 April 2026 - 10:39 WIB

Trending on Polri