Program tersebut difokuskan pada pemulihan lahan pertanian pascabencana melalui penerapan inovasi ramah lingkungan berbasis biochar yang dipadukan dengan katalis eco enzim. Pendekatan ini dinilai mampu memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan daya dukung lahan, serta mendorong produktivitas pertanian secara berkelanjutan.


Tim mahasiswa Universitas Deli Sumatera yang menjalankan program ini diketuai oleh Hamela Sari Sitompul, S.Pd., M.Pd , dengan anggota Nurhadida Nasution, SP, MP dan Intan Maulina, S.Pd., MS . Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kolaborasi langsung dengan masyarakat di Aceh Tamiang, khususnya kelompok tani, guna memastikan kelanjutan program dan dampak nyata di lapangan.
LPPM Universitas Deli Sumatera menilai program ini sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak , yang menekan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menjawab tantangan sosial, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan di daerah.
Ketua tim, Hamela Sari Sitompul, menyatakan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak hanya ditujukan untuk pemulihan jangka pendek.
“Inovasi biochar dengan katalis eco enzim ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi pertanian pascabencana dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan permasalahan serupa,” ujarnya.
Melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026, Universitas Deli Sumatera terus mendorong penguatan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada solusi, kolaborasi, dan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Kontak Media:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Universitas Deli Sumatera
Email: lppm@uds.ac.id
Telepon: (061) xxxx xxxx









