Menu

Dark Mode
Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial Mts Al Washliyah Tanjung Morawa Peringati HUT AW ke-95 Bupati Deli Serdang Serahkan Aset CSR PT Evergreen kepada Yayasan SD Pelita Dalu

News

Ratusan Warga Pantai Labu Antre BBM di SPBU, Kapolsek Pantau Langsung Kondisi di Lapangan

badge-check


					Ratusan Warga Pantai Labu Antre BBM di SPBU, Kapolsek Pantau Langsung Kondisi di Lapangan Perbesar

Deli Serdang – Kompasnusa.net// Antrean panjang kendaraan mengular di SPBU DODO 14.203.1176 Pantai Labu Baru, Kabupaten Deli Serdang.

Ratusan warga rela berdesakan demi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), bahkan tak sedikit yang membawa serta anak-anak mereka di antrean. Senin (12/1/2025).

Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo, S.Psi., MH, turun langsung ke lokasi untuk menyatukan situasi. Berdasarkan pantauan, antrean disebabkan oleh keterlambatan pasokan BBM dari Pertamina.

“Dari pantauan kami, stok BBM yang ada saat ini adalah Pertalite sebanyak 1130 liter, Solar 6700 liter, Dexlite 6650 liter, dan Pertamax kosong,” ujar Iptu Sujarwo.

Kapolsek Iptu Sujarwo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tertib selama menunggu pasokan BBM tiba. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Pertamina agar segera mengirimkan pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kondisi ini membuat warga resah dan berharap pemerintah segera mengatasi permasalahan pasokan BBM agar antrean panjang tidak terus terjadi. Warga juga berharap agar Pertamina dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat pendistribusian BBM ke SPBU-SPBU di wilayah Pantai Labu.

Terlebih lagi, keresahan warga tak hanya soal antrean. Mereka juga mengeluhkan praktik ‘nakal’ penjual BBM eceran yang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

“Warga berharap aparat kepolisian untuk menindak tegas penjual BBM yang membatasi harga. Satu botol Aqua mereka jual dengan harga Rp.30.000 hingga Rp 40.000,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap, selain mengatasi masalah pasokan, aparat kepolisian juga dapat menindak tegas para oknum penjual BBM yang memanfaatkan kesulitan masyarakat demi keuntungan pribadi. (@Yan)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Diduga Polisi Main Sandiwara Grebek lokasi Judi, Oknum Wartawan Terkesan Jadi Makelar

31 January 2026 - 01:23 WIB

LSM GAMPKER dan TUMPAS Geruduk Kantor Kacabdis Wilayah V dan Kejaksaan Negeri Asahan

30 January 2026 - 15:08 WIB

SATUKAN KOMITMEN, JAJARAN PEMASYARAKATAN WILAYAH SUMUT MANTAPKAN LANGKAH MENUJU WBK DAN WBBM 2026

30 January 2026 - 14:33 WIB

Listrik Padam, Kawanan Maling Gasak Kabel Travo

30 January 2026 - 03:15 WIB

Bapenda Batu Bara Kembali Buka Layanan Pajak Daerah

29 January 2026 - 08:07 WIB

Trending on Batu Bara