Menu

Dark Mode
Pelajar MAS Alwashliyah Binjai Serbangan Raih Juara Umum Duta Pelajar Sumut 2025 Komite Sekolah SMAK laraga Roi-roi Minta Yayasan Keluarkan SK Guru Pelindo Regional 1 Bersama Baznas Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Sumber Daya Lokal Selamatkan Anak Bangsa, Kalapas Labuhan Ruku Sosialisasi Bahaya Narkoba di Dunia Pendidikan Turnamen Sepak Bola Antar Pesantren Meriahkan Hari Santri Nasional 2025

News

Ratusan Warga Pantai Labu Antre BBM di SPBU, Kapolsek Pantau Langsung Kondisi di Lapangan

badge-check


					Ratusan Warga Pantai Labu Antre BBM di SPBU, Kapolsek Pantau Langsung Kondisi di Lapangan Perbesar

Deli Serdang – Kompasnusa.net// Antrean panjang kendaraan mengular di SPBU DODO 14.203.1176 Pantai Labu Baru, Kabupaten Deli Serdang.

Ratusan warga rela berdesakan demi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), bahkan tak sedikit yang membawa serta anak-anak mereka di antrean. Senin (12/1/2025).

Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo, S.Psi., MH, turun langsung ke lokasi untuk menyatukan situasi. Berdasarkan pantauan, antrean disebabkan oleh keterlambatan pasokan BBM dari Pertamina.

“Dari pantauan kami, stok BBM yang ada saat ini adalah Pertalite sebanyak 1130 liter, Solar 6700 liter, Dexlite 6650 liter, dan Pertamax kosong,” ujar Iptu Sujarwo.

Kapolsek Iptu Sujarwo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tertib selama menunggu pasokan BBM tiba. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Pertamina agar segera mengirimkan pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kondisi ini membuat warga resah dan berharap pemerintah segera mengatasi permasalahan pasokan BBM agar antrean panjang tidak terus terjadi. Warga juga berharap agar Pertamina dapat meningkatkan koordinasi dan mempercepat pendistribusian BBM ke SPBU-SPBU di wilayah Pantai Labu.

Terlebih lagi, keresahan warga tak hanya soal antrean. Mereka juga mengeluhkan praktik ‘nakal’ penjual BBM eceran yang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

“Warga berharap aparat kepolisian untuk menindak tegas penjual BBM yang membatasi harga. Satu botol Aqua mereka jual dengan harga Rp.30.000 hingga Rp 40.000,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap, selain mengatasi masalah pasokan, aparat kepolisian juga dapat menindak tegas para oknum penjual BBM yang memanfaatkan kesulitan masyarakat demi keuntungan pribadi. (@Yan)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Adipura di Ujung Tanduk: Sampah Menumpuk dan Berhamburan di Depan Polresta dan FK Medistra

15 December 2025 - 13:12 WIB

Tingkat Kepedulian Polri Dengan Bencana Banjir, Polda Sumut Melalui Polwan Salurkan Bantuan DI Kabupaten Langkat

15 December 2025 - 12:40 WIB

Tertimbun Kayu 10 Meter, Desa Sekumur Meminta ‘Obat Hati’ dari Ustaz Gondrong Medan

15 December 2025 - 11:40 WIB

Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Langsa

15 December 2025 - 05:28 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan

14 December 2025 - 15:21 WIB

Trending on Kriminal