Menu

Dark Mode
Densus 88 Anti Teror Gelar Sosialisasi di Lingkungan Pelajar DPRD Desak Pemkab Nias Utara Segera Tentukan Nasib Guru Honor Secara Hukum Perkuat Literasi Sains, SMA Muhammadiyah 02 Medan Resmikan Lab IPA dan Fasilitas Sanitasi Modern Liburan Sekolah Makin Asik, Kolam Renang BUMD Deli Serdang Gandeng Wak Udin, Bintang Iklan Kocak Beri Promo Spesial Mts Al Washliyah Tanjung Morawa Peringati HUT AW ke-95 Bupati Deli Serdang Serahkan Aset CSR PT Evergreen kepada Yayasan SD Pelita Dalu

Organisasi

LSM GAMPKER Gelar Aksi Unras ke Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan 

badge-check


					LSM GAMPKER Gelar Aksi Unras ke Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan  Perbesar

Asahan-Kompasnusa.net || Sejumlah Pemuda yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Rakyat (GAMPKER) melanjutkan Aksi Unjuk Rasa Damai di Kantor Dinas Kesehatan kab.Asahan. Senin, (10/11/24).

Andri S.P yang Bertindak sebagai koordinator aksi menjelaskan, ” pada hari ini kita datang ke kantor Dinas Kesehatan dalam melakukan aksi unjuk rasa damai yang mana sebelumnya kita tidak mendapatkan jawaban dari Kepala Dinas Kesehatan dr. Hari Sapna ” Jelas Andri kepada awak media.

Ia juga menambahkan dan ternyata Aksi UNRAS kita kali ini juga tidak mendapatkan jawaban dari Kepala Dinas Kesehatan dr Hari Sapna dengan alasan Kadis dan sekretaris sedang cuti, kami merasa aneh aja ya mereka bisa Cuti bersamaan, tutur Andri.

Lebih lanjut Andri S.P menyebutkan ” Kami menilai hal tersebut merupakan alasan klasik yang artinya Kadis memang tidak ingin terwujudnya tranparansi publik, sungguh sangat kami sayangkan. Artinya Kepala Dinas Kesehatan mungkin beranggapan kegiatan yang ada di Dinas Kesehatan merupakan uang pribadinya, sehingga tidak berkewajiban untuk memberikan penjelasan.” Terang Andri.

Kemudian Andri menyampaikan, ada beberapa point yang ingin kami sampaikan diantaranya terkait pengadaan komputer pada kegiatan pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan Rp. 3.096.000.000,- ada juga Pengadaan Suplemen dalam Upaya Penurunan Stunting Rp. 3.117.809.520,-serta Penyediaan Bahan Medis Habis Pakai ( BMHP ) HVP DNA ini adalah Larutan Kimia Khusus untuk mengisolasi dan memurnikan DNA di Leher Rahim untuk Skrining Dini Kanker Serviks. Sebesar Rp. 1.803.099.305,-” Terang Andri lagi.

Di akhir Pembicaraan Andri S.P menuturkan adanya kegiatan swakelola yang diantaranya Belanja Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta PBPU ( Pekerja Bukan Penerima Upah ) dan BP ( Bukan Pekerja ) kelas 3 dimana bukan karena Miskin atau tidak Mampu Melainkan Pendaftarannya di Fasilitasi oleh Pemerintah Daerah yang biayanya ditanggung seluruh nya oleh Pemerintah Daerah dengan Total Anggaran nya sebesar Rp. 32 Miliyar lebih.

Namun anehnya setiap ingin mendaftarkan diri sebagai peserta PBPU dan BP kelas 3, Pihak Dinas Kesehatan menyatakan kuota kosong, jadi kami ingin mengetahui apa dan bagaimana untuk syarat menjadi peserta PBPU dan BP kelas 3 tersebut.

Apakah memang tepat sasaran atau ada unsur kepentingan lainnya karena tetap tidak mendapatkan Jawaban dari Kepala Dinas Kesehatan maka kami akan terus melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Kesehatan seperti ini. Terang Andri S.P. kepada awak Media. (Amin Harahap)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Bupati Deli serdang Lantik Ratusan Pejabat

30 January 2026 - 15:42 WIB

Bupati

LSM GAMPKER dan TUMPAS Geruduk Kantor Kacabdis Wilayah V dan Kejaksaan Negeri Asahan

30 January 2026 - 15:08 WIB

AMPERA Akan Aksi Desak Kajari Usut Perbup BKK Pojok Baca Digital, Bupati Diminta Bertanggung Jawab

30 January 2026 - 10:21 WIB

Listrik Padam, Kawanan Maling Gasak Kabel Travo

30 January 2026 - 03:15 WIB

Dugaan Pungli Pendamping Desa Disorot, Kejatisu Diminta Bangun dari Tidur Panjang

29 January 2026 - 08:00 WIB

Trending on News